Manajemen PT. PLN Diminta Percepat Pemasangan Listrik di SMAK St. Mikhael Solor
Penulis: Frans Kolong Muda/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 27 Jul 2021, 06:54:05 WIB Nusa Bunga
Manajemen PT. PLN Diminta Percepat Pemasangan Listrik di SMAK St. Mikhael Solor

Theo Aji.


Solor, Florespos.net - Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Mikhael Solor di Desa Lewonama, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah memulai tahun pengajaran baru 2021/2022, namun belum juga memiliki listrik PLN.

Pihak SMAK St. Mikhael meminta manajemen PT. PLN (Persero) Area Flores Bagian Timur (FBT) Maumere secepatnya memasang gardu travo dan penyambungan baru untuk kebutuhan pasokan arus listrik.

Manajemen Satuan Pendidikan SMAK St. Mikhael Solor kepada Florespos.net, Senin (26/7/2021) menyatakan sudah sebulan lebih sekolah menunggu realisasi janji PT. PLN (Persero) lakukan pemasangan gardu travo dan penyambungan baru jaringan listrik ke bangunan baru sekolah di lokasi Nurak.

Baca Lainnya :

SMAK  St. Mikhael sudah memulai tahun pengajaran baru dalam pekan ini yang diawali dengan kegiatan Masa Orientasi Sekokah (MOS) bagi peserta didik baru.

"Walau sudah mulai  tahun pengajaran baru, sampai hari ini belum juga kepastian PLN  dil melakukan pemasangan listrik. Sekolah sangat butuhkan pasokan arus listrik," kata para guru.

Kepala SMAK St. Mikhael Solor, RD Emanuel B. Hurint, Pr yang akrab disapa Romo Bonny sebelumnya kepada Florespos.net, Senin (12/7/2021) menyatakan, sekolah yang dipimpinnya masih menunggu pemasangan gardu travo listrik dan penyambungan baru dari PT. PLN (Persero) Flores Bagian Timur (FBT) Maumere.

"Pihak sekolah masih menunggu pemasangan gardu travo dan sambungan baru listrik masuk ke bangunan sekolah. Sebelumnya panitia pengadaan listrik SMAK St. Mikhael pada Rabu (2/6/2021) sudah merealisasikan pembayaran biaya pengadaan gardu travo dan sambungan baru di Kantor BRI Unit Cendana Solor. Uang tunai biaya pengadaan listrik sudah dibayar sebesar Rp23.297.000,- kepada PLN. Sampai hari ini pemasangan belum dilakukan. Sekolah sangat butuh pasokan listrik demi kelancaran penyelenggaraan pendidikan," tandas Romo Bonny.

Romo Bonny mengharapkan manajemen PT. PLN (Persero) Area FBT Maumere lebih cepat melayani pengadaan listrik untuk kebutuhan sekolah.

"Sekolah butuh listrik demi kelancaran penyelenggaraan proses pendidikan. Sudah dua  tahun kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung di bangunan baru sekolah ini namun belum punya listrik. Malam hari lokasi sekolah gelap gulita. Pengetikan laporan adminstrasi sekolah dan bahan ajar para guru dilakukan di tempat lain yang berlistrik, " ungkap pastor rekan Paroki Pamakayo itu.    

Manajer PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Adonara, Theo Aji yang dikonfirmasi Florespos.net, Senin (26/7/2021) menyatakan, material listrik berupa gardu travo, tiang, dan kabel belum diangkut ke Solor karena masih menunggu jadwal kapal Fery ke Solor.

"Kami terus koordinasi dengan Manajemen PT. PLN (Persero) Area FBT supaya lebih cepat  proses pemasangan listrik di SMAK St. Mikhael Solor," katanya.

Theo mengatakan, proses untuk pemasangan listrik sedang berjalan dan sudah disampaikan manajemen PT. PLN (Persero) ULP Adonara ke pihak SMAK St. Mikhael Solor. Dia mengaku pihak sekolah telah disampaikan bahwa proses sedang berjalan dan masih menunggu tim pelaksana membawa material ke lokasi untuk pekerjaan pemasangan gardu travo dan penyambungan baru," katanya.

Theo mengatakan, material berupa tiang, gardu, travo, dan kabel semuanya dibawa dari Kantor PLN Area Maumere. Informasi terakhir yang diterima, material sudah siap dan masih menunggu jadwal penyeberangan kapal Fery ke Solor mengangkut material yang ada.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Manajer Theo Aji menjelaskan bahwa sesuai standar hari pelayanan PLN, pemasangan baru dengan penambahan gardu travo dan perluasan, maksimal dilayani selama 25 hari sejak pembayaran. Namun lanjut Theo, untuk wilayah kepulauan disesuaikan dengan transportasi kapal yang mengangkut material ke lokasi pelanggan di pulau yang akan dilayani.

"Setelah pemohon membayar biaya,  PLN siap melakukan pemasangan gardu travo dan sambungan baru. Kita harapkan proses ini berjalan lebih cepat supaya kebutuhan listrik di SMAK St. Mikhael Solor, segera terjawab," tandas Theo.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment