Lima Tahun Bekerja Sambil Belajar, Mas Supri Kini Buka Usaha Sendiri
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 28 Agu 2021, 09:34:25 WIB Feature
Lima Tahun Bekerja Sambil Belajar, Mas Supri Kini Buka Usaha Sendiri

Mas Supri, penjual terang bulan di alun- alun Lapangan Pancasila Kota Ende.


Ende, Florespos.net  - Sukses itu butuh kerja keras dan tabah, bukan mengharapkan sesuatu yang jatuh dari langit  lalu dipungut.

Begitulah pesan yang tersirat saat ngobrol dengan seorang pedagang jajanan terang bulan di samping lapangan Pancasila Kota Ende, Jumat (27/8/2021) malam.

Pria itu bernama  Supri (29) asal Brebes, Jawa Tengah  yang mengadu nasib di Kota  Ende sejak  tahun 2016 lalu. 

Baca Lainnya :

Supri awalnya malu- malu saat diajak ngobrol tentang suka dukanya menggeluti usaha  jualan terang bulan. Selang  lima menit berlalu, Supri akhirnya mulai lepas bercerita tentang pengalaman hidupnya di kota rahim Pancasila. Dia mengakui datang ke Endè diajak oleh bosnya.

"Saya tidak tau Endè  itu di mana. Datang ke Endè  karena diajak oleh  bos. Saya  bekerja dengan  dia kurang lebih  lima tahun," katanya.

Ditengah kesibukannya melayani pembeli, Supri masih meluangkan waktu untuk ngobrol. Katannya, lima tahun lamanya ia bekerja sambil belajar dengan orang  sambil mengumpulkan modal. Supri bukan saja mengumpulkan modal untuk buka usaha sendiri, tetapi belajar mengelola usaha terang bulan  dan mencari kiat-kiat baru mengelola usaha ini. 

"Mas tau lah kerja dengan orang  itu harus tekun karena  kita digaji. Waktu istirahat juga  sangat sedikit, apa lagi libur hingga  dua atau tiga  hari," katanya. 

 Lima tahun makan gaji dengan orang  rupanya waktu  yang cukup  mengumpulkan modal dan pengalaman. Awal tahun 2021 ia beranikan diri membuka usaha sendiri meski di tengah gempuran Covid-19. Dengan modal sekitar  Rp15 juta hasil dari bekerja dengan orang, Supri terjun buka usaha sendiri.

Keuntungan yang didapatkan saat awal membuka usaha ini tidak seberapa, palingan kembali modal dan cukup untuk makan dan bayar kontrakan. Namun mental usahanya sudah diterpa dan membuat ia tetap bertahan menjalankan usaha ini. 

"Saya sudah ambil keputusan buka usaha  ini, maka harus tekun. Apa pun hasilnya harus diterima walau untungnya tidak seberapa. Kalau kita tetap tekun maka pasti akan berkembang," katanya.

Supri yang nekat membuka usaha di tengah pandemi Covid-19 rupanya sudah bisa memprediksi risiko. Baru beberapa bulan menjalankan usaha,   Kabupaten Ende menerapkan pembatasan jam malam karena angka kasus Covid-9 terus meningkat.

Pembantasan jam malam sangat berdampak, karena usahanya  dijalankan dari sore hingga malam hari. Dengan pembantasan jam malam hingga  pukul 21.00 maka penghasilannya juga menurun jauh. Namun ia tetap tekun dan bertahan menjalankan usaha serta mematuhi imbauan pemerintah.

"Kami buka dari  jam  17.00 dan jam 21.00 harus tutup, sesuai imbauan dari pèmerintah. Ya, pendapatan kotor itu sekitar Rp200 ribu, belum digunakan untuk belanja," katanya.

Supri mengakui, meski dengan hasil atau pendapatan seperti itu, ia tetap nekat menjalankan usaha ini, meski hasilnya hanya bisa  untuk memenuhi kebutuhan hidup dan selalu menyisihkan untuk tabungan. Katanya, ia tetap bekerja dan berjualan karena sudah memiliki tanggungan hidup.

Bermimpi  Buka  Cabang 

Pria asal Brebes ini rupanya tetap bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya. Ia tidak ingin sukses dan menjalankan usaha sendiri, tetapi ingin merintis usaha yang sama atau cabang usaha untuk keluarganya. Setiap malam ia bertarung melawan angin malam dan embun di langit Kota  Pancasila untuk mewujudkan mimpinya membuka usaha lagi untuk keluarganya.

"Saya punya mimpi buka baru lagi  untuk adik. Saat ini masih kumpul modal, pandemi Covid-19 ini yang membuat saya agak susah. Iya, harus sisihkan sedikit demi sedikit dari penghasilan setiap malam," katanya. 

Itulah kisah Mas Supri, pria asal Brebes Jawa Tengah  yang nekat datang ke  Ende, berawal dari makan gaji, berani membuka usaha sendiri dan bermimpi mengembangkan usaha baru.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment