Lembata Berkabung, Bupati Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 3 Hari
Penulis: Maxi Gantung/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 27 Feb 2021, 11:01:31 WIB Tokoh
Lembata Berkabung, Bupati Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 3 Hari

Jenazah almarhum mantan Bupati Lembata, Andtras Duli Manuk sebelum ke rumah duka disemayamkan di kantor Bupati Lembata.


Lewoleba, Florespos.net-Mantan Bupati Lembata Andreas Duli Manuk dua periode (2001-2011) meninggal dunia, Jumat (26/2/20210 sekitar pukul 18.00 Wita pada usia 81 tahun. Lembata berkabung dan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur memerintahkan semua instansi untuk memasang bendera setengah tiang selama 3 hari, terhitung Sabtu-Senin (27-29/2/2021).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap almarhum Andreas Manuk atas jasa dan pengabdiannya untuk Kabupaten Lembata.

Almarhum Andreas Duli Manuk, kurang lebih satu bulan rawat di RSUD Lewoleba, dan Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 18.00 Wita menghebuskan napas terakhir. Siangnya Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur menjenguk almarhum di RSUD Lewoleba.

Baca Lainnya :

Almarhum  diantar dari RSUD Lewoleba ke Kantor Bupati Lembata  untuk disemayamkan selama beberapa menit dengan inspektur upacar Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan komandan upacara kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kanis Making yang juga mantan ajudan almarhum.

Dari kantor bupati, jenazah almarhum diantar ke rumah duka di Tujuh Maret, Keluarhan Lewoleba Selatan.

Bupati Lembata, ELiaser Yentji Sunur bersama istri dan para kepala dinas turut mengantar jenazah almarhum ke rumah duka.  Selain bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, tampak hadir di rumah duka, mantan Wakil Bupati Lembata, Andreas Nula Liliweri (wakil dari almarhum periode 2006-2011), mantan Wakil Bupati Lembata yang juga anggota DPRD Provinsi NTT, Viktor Mado Watun, mantan Sekda Lembata, Petrus Toda Atawolo, Sekda Lembata, Paskalis Tapobali, para kepala dinas, camat, tokoh masyarakat  dan masyarakat.

Bupati Lembata, ELiaser Yentji Sunur dalam sambutannya di kantor bupati menyampaikan terima kasih kepada almarhum atas jasa dan pengabdiannya selama ini untuk Lembata. Bupati Sunur mengatakan, untuk biaya pemakaman dan lain lainnya ditanggung seluruhnya oleh Pemerintah Kabupaten Lembata. Bupati Sunur kepada wartawan di rumah duka mengatakan, Lembata berkabung selama tiga hari dan pemasangan bendera setengah tiang selama tiga hari.

Almarhum, Andreas Duli Manuk, seorang mantan birokrasi tulen dan salah satu politisi kawakan Kabupaten Lembata pernah menjadi ketua DPRD Flores Timur, Ketua DPRD Lembata, dan Bupati Lembata dua periode.

Pada periode pertama, melalui pemilihan tidak langsung  (dipilih oleh DPRD) almarhum yang berpasangan dengan almarhum, Felix Kobun  menang dengan selisih tiga suara dengan rival politik, Petrus Boliona Keraf yang berpasangan dengan Alo Liliweri dan pada Pemilu periode kedua yang dipilih langsung oleh rakyat, Andreas Duli Manuk yang berpasangan dengan Andreas Nula Liliweri berhasil mengalahkan rival politik, almarhum Petrus Boliona Keraf yang berpasangan Edy Lamak dan beberapa paket lainnya.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Kanan - Iklan SidebarKanan-Iklan ILM

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.