Kopdit Obor Mas Maumere Terapkan Digital Marketing
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 31 Mei 2021, 20:22:30 WIB Ekonomi
Kopdit Obor Mas  Maumere Terapkan Digital Marketing

Bupati Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo disaksikan Deputi Bidang Perkoperasian pada Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ahmad Zabadi, Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Andreas M. Mbete memukul gong pembukaan RAT XXXVII Tahun Buku 2020 KSP Kopdit Obor Mas di Sea World Club Maumere, Senin (31/5/2021). (foto:wall abulat)


Maumere, Florespos.net - KSP Kopdit Obor Maumere Mas sejak tahun lalu mulai menerapkan layanan digital marketing dan penerapan digitalisasi dalam upaya  memantapkan langkanya menuju Koperasi Modern di era milenial saat ini.

Untuk memantapkan keberadaannya sebagai koperasi modern,  KSP Kopdit Obor Mas dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXVII Tahun Buku 2020 di  Sea World Club Maumere, Senin (31/5/202) mengusung tema “Meningkatkan Pelayanan  yang Berbasis  Digital Marketing dan Berkolaborasi dengan Semua  Pihak untuk Mengembangkan  Usaha-Usaha Produktif Anggota”.

Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas M. Mbete dalam laporannya saat RAT yang dibuka oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si ini antara lain mengemukakan bahwa tahapan  menuju Koperasi Modern ini telah dimulai dengan beberapa gebrakan yang dilakukan manajemen dan pengurus koperasi ini sejak tahun lalu di antaranya dengan meluncurkan/melaunching Digitalisasi Aplikasi CHATAT yaitu perjanjian kerja sama antara KSP Kopdit Obor Mas dengan PT Acara Indonesia Raya oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki.

Baca Lainnya :

“Aplikasi CHATAT bertujuan membantu anggota UKM untuk mencatat semua transaksi pemasukan dan pengeluaran keuangan untuk memperoleh perhitungan rugi/laba,” kata Andreas.

Pada  November 2020 bertepatan dengan HUT KSP Kopdit Obor Mas ke-48, lanjut Andreas Mbete,  Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI hadir dan membuka Expo/Pameran hasil-hasil produk anggota UKM Binaan Obor Mas.

“Selain itu, ada perjanjian kerja sama antara KSP Kopdit Obor Mas dengan D'KING Program Digital Marketing meliputi aplikasi pendaftaran Anggota baru secara online, iklan-iklan promosi dan aplikasi pasar digital Obor Mas,” katanya.

Mengacu pada tema RAT "Meningkatkan Pelayanan Yang Berbasis Digital Marketing dan Berkolaborasi dengan Semua  Pihak Untuk Mengembangkan Usaha-Usaha Produktif Anggota", lanjut Andreas Mbete, maka berbicara tentang digital marketing dan berkolaborasi,  di era milenial saat ini, di mana kita harus menuju dan menjadi Koperasi Modern, salah satu indikator koperasi modern yaitu pemanfaatan program Digital Marketing.

“Saat ini KSP Kopdit Obor Mas sudah meluncurkan program Digital Marketing seperti apa yang kami uraikan di atas,” katanya.

Andreas M. Mbete mengakui bahwa pelayanan yang berbasis Digital Marketing dan berkolaborasi mendorong komponen Obor Mas  untuk mengembangkan usaha-usaha produktif di sektor riil yang lebih besar, dengan berkolaborasi baik secara lembaga antar sesama gerakan koperasi maupun kolaborasi antar sesama anggota sebagai penggiat usaha di sektor riil.

Apresiasi

Deputi Bidang perkoperasi pada Kementrian Koperasi dan UKM RI, Ahmad Zabadi dalam sambutannya antara lain menyampaikan apresiasi atas pelbagai terobosan dan perkembangan usaha yang dicapai KSP Kopdit Obor Mas selama tahun Buku 2020, termasuk dalam penerapan program digitalisasi.

“Kami menyampaikan apresiasi atas pelbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan KSP Kopdit Obor Mas,” kata Ahmad Zabadi.

Ahmad Zabadi pada kesempatan ini meminta Komponen KSP Kopdit Obor Mas untuk terus mengembangkan usaha di sektor-sektor riil dan produktif yang melibatkan anggota dan prinsip-prinsip perkoperasian sehingga hasilnya bisa meningkatkan ekonomi anggota anggota sendiri.

“Tujuan koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, bukan saja untuk membesarkan koperasi. Keberadaan anggota bisa didorong untuk meningkatkan usaha mikro,” katanya.

Deputi Bidang Perkoperasian menyarankan koperasi-koperasi di NTT, termasuk Obor Mas untuk bergerak di usaha-usaha di sektor riil/produktif dengan melibatkan anggota seperti Koperasi Sektor Unggas, Koperasi Agrobisnis, dan sebagainya, bukannya mendirikan banyak  PT.

Apresiasi yang sama disampaikan Ketua Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Drs. Aleksius Bertolomeus dalam sambutannya saat pembukaan RAT.

“Kami menyampaikan apresiasi atas perkembangan KSP Kopdit Obor Mas di mana pada awal berdiri hanya memiliki anggota 98 orang dengan modal Rp105.00, saat ini anggotanya menjadi 102.508 orang dengan aset di atas Rp1 triliun,” kata Aleksius.

Atasi Kemiskinan

Sementara Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutannya saat membuka RAT XXVII antara lain mengajak semua koperasi di Sikka, termasuk KSP Kopdit Obor Mas untuk bersama pemerintah bermitra mengatasi kemiskinan di Kabupaten Sikka.

Bupati Roby Idong pada kesempatan ini meminta bantuan koperasi untuk memberikan data-data konkret anggota koperasi yang masih berada dalam kategori kemiskinan sehingga mereka itu juga akan menjadi prioritas Pemkab Sikka dalam upaya memenuhi hak-hak dasar seperti kalau sakit diberikan pelayanan gratis, dan anak-anak mereka diberikan beasiswa.

“Tolong berikan data anggota koperasi yang miskin kepada Pemkab Sikka supaya mereka juga diberikan Kartu Sikat Sehat sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan anak-anak mereka diberikan beasiswa,” kata Bupati. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment