Kepsek SDI Ndora yang Dianiaya Orangtua Murid Meninggal di RSUD Ende
Penulis Arto Togo/ Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 09 Jun 2021, 08:19:33 WIB Nusa Bunga
Kepsek SDI Ndora yang Dianiaya Orangtua Murid Meninggal di RSUD Ende

Kasek SDI Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo saat dirawat di Puskesmas Nangaroro, Selasa (8/6/2021).


Mbay, Florespos.net - Kepala Sekolah (Kepsek) SDI Ndora, Delfina Azi dikabarkan telah meninggal dunia pada Rabu (9/6/2021) Pukul 03.00 dini hari setelah dirujuk ke RSUD Ende. Delfina sempat dirawat insentif di Puskesmas Nangaroro selama kurang lebih 10 jam, kemudian dirujuk ke Ende.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini Rabu (9/6/2021) pagi Kepsek SDI Ndora Delfina Azi sempat dirawat insentif di Puskesmas Nangaroro selama kurang lebih 10 jam, kemudian dirujuk ke Ende sekitat pukul 19.00 Wita. Korban sempat dirawat di RSUD Ende kurang lebih 4 jam. Namun Tuhan punya kehendak lain,  ibu Kepsek SDI Ndora tutup usia sekitar pukul 03.00 dini pagi.

Delfina ialah korban penikaman oleh orangtua siswa berinisial DD, warga Nagemi, Dusun A, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo pada Selasa (8/6/2021) sekitar Pukul 09.00 Wita.

Seperti diberitaan media, Selasa (8/6/2021) Orantua murid di SDI Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT ditangkap dan diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Nagararoro Selasa 8 Juni 2021. Orangtua  murid SDI Ndora berinisial DD tersebut diamankan polisi setelah melakukan penganiayaan berat terhadap Kepala SDI Ndora, Delfina Azi.

Baca Lainnya :

Kapolsek Nangaroro Iptu Sudarmin Syafrudin mengatakan bahwa terkait kornologis kejadian penganiayan tesebut pihaknya belum bisa di jelaskan secara rinci. Kata dia, saat ini pihaknya masih sementara di tempat kejadian perkara (TKP) guna mengambil data atas kejadian itu.

"Maaf pak, terkait kornologis saya belum bisa jelaskan. Karena anggota masih di TKP. Apa lagi kita juga belum periksa korban dan terduga pelaku," ujarnya.

Dijelaskan bahwa korban saat ini sudah di tangani oleh tim medis di Puskesmas Nangaroro. Sedangkan pelaku saat ini pihaknya sudah di amankan.

Data yang dihimpun Florespos.net, aksi kekerasan fisik di lingkungan sekolah terjadi di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo Provinsi NTT, pada Selasa (8/6/2021) sekitar Pukul 09.00 Wita. Kejadian kekerasan fisik terhadap kepala sekolah Delvina Azi itu diduga terkait biaya komite yang belum dibayar oleh salah salah satu orang tua siswa berinisial DD.

Peristiwa tersebut terjadi saat ujian sekolah sedang berlangsung. Siswa yang sedang ujian berhamburan keluar, menangis histeris dan pulang ke rumah masing-masing. 

Begitu pula para guru dan pegawai yang saat itu sedang sibuk melaksanakan ujian, menghindar dan menangis. 

Atas kejadian tersebut Kepsek SDI Ndora mengalami luka tikam di perut bagian kanan dan sedang ditangani secara medis di Puskesmas Nangaroro. 

Wakil Kepala SDI Ndora, Antonius Geo menceritakan, kejadian tersebut saat beberapa guru sedang sibuk persiapan ujian di ruang guru. Orang tua siswa berinisial DD kemudian datang dan berdiri di pintu masuk lalu bertanya alasan memulangkan anaknya dan tidak ikut ujian.

Pelaku yang saat itu sedang memegang sebilah pisau lalu menunjuk-nunjuk para guru. Beberapa guru mencoba menenangkan pelaku dan mengarahkan untuk duduk di samping kanan Kepsek Defina. 

Saat itulah, lanjut Antonius, pelaku langsung menusuk Delfina di bagian perut sebelah kanan. Pelaku pun berupaya menyerang beberapa guru, namun berhasil diamankan.

Dia mengatakan pihaknya menginformasikan kejadian itu kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Nangaroro.Mendapat lapoaran dari sekolah, polisi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polsek Nangaroro. Saat ini terduga penganiayaan DD diamankan di Polsek Nangaroro sementar Kepala SDI Ndora dirawat di Puskesmas Nagaroro.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment