Kantor Kas KSP Swasti Sari Mataloko Diresmikan
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 09 Sep 2021, 18:45:45 WIB Ekonomi
Kantor Kas KSP Swasti Sari Mataloko Diresmikan

Pengguntingan pita oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngada, Eduardus Sugi Watu didampingi Wakil Ketua II KSP Swasti Sari Kupang, Martinus Seran, Rabu (9/9/2021) di Mataloko.


Mataloko, Florespos.net -  Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Swasti Sari Kupang meresmikan Kantor  Kas Pelayanan di Matalako.

Peresmian Kantor Kas Pelayanan KSP Swasti Sari Mataloko dilakukan oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngada, Eduardus Sugi Watu didampingi Wakil Ketua II KSP Swasti Sari Kupang, Martinus Seran, Rabu (9/9/2021) di Mataloko.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ngada Anastasia Moi Nitu,Wakil Ketua Dekopinda Kabupaten Ngada Philipus Lusi, Sekretaris KSP Swasti Sari Fransiskus X. S. Rahas, serta sejumlah pejabat lainnya

Baca Lainnya :

Wakil Ketua II KSP Swasti Sari Kupang, Martinus Seran mengatakan, untuk membangun sebuah negara, maka dimulai dengan gotong royong dan berbicara tentang gotong royong tidak sekadar kata-kata namun aplikasi dan tindakan nyata yang harus dilakukan.

Kehadiran KSP Swasti Sari merupakan sebuah tanggung jawab membangun perekonomian masyarakat di mana saja berada.

Berbicara tentang kesejahteraan sangat relatif, kesejahteraan itu akan bisa dicapai apabila bersama-sama membangun kerja sama dari seluruh aspek dan yang termaktub dalam undang-undang dasar dapat tercapai.

Berbicara tentang koperasi tentunya harus ada anggota dan Koperasi  Swasti Sari yang lahir dari sebuah Yayasan Katolik di bawah Keuskupan Agung Kupang yang mana kondisi keuangan para guru dan pegawai yayasan mengalami kesulitan sehingga dibentuknya koperasi yang diberi nama Swasti Sari.

Setelah 10 tahun berjalan Uskup Agung Kupang meminta Koperasi harus berdiri sendiri dan harus berguna bagi seluruh orang bukan hanya para guru dan pegawai Yayasan sehingga KSP Swasti Sari berdiri sendiri dikelola oleh awam sampai saat ini.

Secara nasional dengan kerja keras KSP Swasti Sari berada pada urutan ke-5 dan ini merupakan satu bagian bahwa koperasi Swasti Sari terus bertumbuh atas kerja sama seluruh komponen.

Peresmian Kantor Kas KSP Swasti Sari Mataloko juga mempunyai tujuan sama untuk kesejahteraan anggotanya juga masyarakat secara umum.

Kehadirannya sangat penting untuk bersama-sama untuk membangun masyarakat karena merupakan aset yang bisa dikelola atau dikembangkan secara baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat .

Napas koperasi adalah kesejahteraan anggota

Upaya yang dilakukan adalah memberantas budaya rentenir karena saat ini banyak juga berkembang rentenir menggunakan baju koperasi dimana pemilik uangnya adalah orang berduit , tanpa anggota dan memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi .

Kegiatan ini telah mencoreng visi misi dari koperasi yang sebenarnya sehingga diajaknya agar semua pihak bersama-sama pemerintah menyadarkan masyarakat agar jangan terjebak dengan cara-cara rentenir tersebut.

Saat ini KSP Swasti  Sari lebih banyak mengembangkan simpan pinjam namun pinjaman lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan usaha produktif.

Guna membangun usaha-usaha produktif tersebut hal yang paling ujung adalah panen atau produksi dan di NTT KSP Swasti Sari ada di seluruh kota dan Kabupaten dan di luar NTT ada di Bali, Surabaya dan Mataram.

KSP Swasti Sari dalam pelayanan semuanya berbasis online dan berkaitan dengan kegiatan usaha produktif ada yang disebut dengan Wardis atau warung bisnis yang jaringan kerjasamanya dengan pengusaha besar yang ada kaitan dengan usaha produktif tersebut.

Hadir di Ngada sejak tanggal 21 Oktober 2019 KSP Swasti Sari Cabang Ngada memiliki anggota 1. 999 orang dengan Aset Rp10,3 miliar.

Dari aset tersebut pinjaman uang yang beredar sebesar Rp 7,9 miliar dan Rp5, 58 Miliar untuk usaha produktif.

Wakil Ketua Dekopinda Kabupaten Ngada, Philipus Lusi mengatakan berkaitan dengan fungsi fasilitasi Dekopinda Kabupaten Ngada patut menyampaikan apresiasi kepada KSP Swasti Sari di mana sektor riil menjadi salah satu prioritas.

KSP Swasti Sari dalam kerja sama antar koperasi pihaknya juga mengajak untuk terus memberantas rentenir yang berkembang pesat di tengah masyarakat.

Ruang kemitraan harus pula di desain secara baik guna tercapainya visi dan misi Koperasi serta memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah.

Bupati Ngada Andreas Paru dalam sambutannya yang dibacakan Sektretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngada, Eduardus Sugi Watu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngada sangat mengapresiasi kehadiran Koperasi Swasti Sari di Ngada.

Koperasi kredit Swasti Sari diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan dan pembangunan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada. 

Karena koperasi  adalah suatu bentuk wadah usaha atau organisasi bisnis yang dimiliki  dan dioperasikan atau dikelola oleh anggota masyarakat demi kepentingan dan mendapatkan keuntungan bersama untuk kesejahteraan anggotanya. Sedangkan tujuan dari orientasi bisnis koperasi  adalah untuk membantu, mensejahterakan masyarakat khususnya dalam meningkatkan taraf hidup, mencerdaskan kehidupan masyarakat, memenuhi kebutuhan sehari hari serta mendirikan kewirausahaan dari masyarakat untuk masyarakat.

Sebagai mitra pemerintah dan salah satu elemen pembangunan,  kehadiran koperasi harus mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat khususnya anggotanya agar hidup lebih sejahtera.

Pemda Ngada mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Ngada pada umumnya dan masyarakat Golewa pada khususnya yang terlibat secara aktif  dalam  pengembangan Koperasi Swasti Sari .

Keberadaan kopdit di Kabupaten Ngada,  sejalan dengan program Tante Nela Paris yang bermuara pada tuka,tuku, dan teka

Tuka, uku dan teka merupakan salah satu strategi untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan, agar masyarakat dapat menghasilkan komoditi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (tuka), sebagaian untuk disimpan dan atau ditabung dan diolah agar memiliki nilai tambah (tuku). Keberadaan kopdit sangat berkaitan erat dengan tuku atau menabung.  

Masyarakat perlu diajak dan didorong agar bisa menyimpan sebagaian dari usahanya  dan mengakses modal melalui koperasi. Selain untuk menabung, sebagiannya lagi dapat dijual agar menghasilkan pendapatan untuk biaya pendidikan, kesehatan dan kebutuhan lainnya (teka). 

 Kepada para anggota kopdit, agar teruslah menabung dan tingkatkan terus saldonya. Manfaatkan tabungan anda untuk meningkatkan kehidupan ekonomi, pendidikan dan kesehatan keluarga sebagai bentuk kepedulian untuk kesejahteraan hidup di masa mendatang.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment