Julie Laiskodat Launching Haydrink Olahan Kelor
Penulis: Leo Ritan/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 24 Sep 2021, 21:19:07 WIB Daerah
Julie Laiskodat Launching Haydrink Olahan Kelor

Salah satu booth haydrink yang dilaunching Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat yang terletak di Jln. Adi Sucipto Penfui, Kota Kupang, Jumat (24/9/2021)


Kupang, Florespos.net - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT, Julie Sutrisno Laiskodat me-launching haydrink, minuman dingin hasil olahan kelor yang tersebar pada 20 titik di wilayah Kota Kupang, Jumat (24/9/2021).

Haydrink yang diprakarsai Julie ini bekerja sama dengan manajemen Dapur Kelor Indonesia. Haydrink yang merupakan franchise atau warlaba berbasis kelor ini boleh dibilang pertama di Indonesia  bahkan di Asia Tenggara. Dengan mengusung konsep minuman kelor yang disajikan dengan berbagai cita rasa itu, sangat cocok dengan kalangan milenial saat ini.

“Para mahasiswa diajak untuk berwirausaha, salah satunya mengembangkan bisnis haydrink,” kata Julie.

Baca Lainnya :

Julie menjelaskan, sebelum launching, para mahasiswa dilatih cara pengelolaan dan pemahaman tentang wirausaha.Tujuannya untuk memberi lapangan pekerjaan bagi mahasiswa dan melatih kecakapan mereka tentang wirusaha.

“Terkait hal ini, tim Dekranasda NTT bersama Dapur Kelor Indonesia melakukan penjaringan peserta, menggelar pelatihan berkolaborasi dengan Bank BRI, Grab dan pelatihan untuk meracik minuman haydrink. Peserta yang mengikuti program haydrink ini adalah kaum milenial di Kota Kupang,” kata Julie.

Untuk mengikuti progam ini, peserta hanya perlu melampirkan KTP, foto lokasi penjualan beserta beberapa persyaratan untuk pembukaan tabungan di Bank BRI serta pembayaran dengan menggunakan aplikasi pembayaran non tunai. Program ini juga berkolaborasi dengan jasa transportasi online Grab yang memiliki fitur GrabFood sehingga dapat memudahkan dalam melakukan pemesanan produk dari mana saja.

Ia menyampaikan, program haydrink ini bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kecakapan kaum milenial dalam berwirausaha dan pengembangan kelor NTT. Menurut penelitian, kelor NTT merupakan terbaik nomor dua di dunia, sedangkan peringkat pertama adalah Kepulauan Canary di Spanyol.

Kelor yang merupakan makanan super atau super food memiliki kandungan gizi dan vitamin yang sangat bagus untuk tubuh terutama di saat pandemi seperti sekarang, dimana tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap radikal bebas dan penyakit.

“Haydrink di Kota Kupang akan dijadikan sebagai pilot project untuk  selanjutnya dapat dikembangkan di seluruh wilayah NTT mengingat NTT memiliki potensi kelor yang berlimpah serta sudah ada beberapa daerah yang menyatakan berminat untuk mengembangkan program serupa seperti di wilayah Belu dan Malaka,” papar Julie.

Saat launching di booth Penfui, para mahasiswa didampingi Cintya Sumby dari Dapur Kelor Indonesi. “Terima kasih kepada Bunda Julie yang sudah mendukung kami. Saya bersama teman- teman mahasiswa akan menjalankan usaha ini ke depannya,” janjinya.

Agnes Setywati Anu, salah seorang mahasiswi yang ditemui, mengajak kaum muda untuk mempromosikan minuman kelor.

“Terima kasih kepada Ibu Julie yang sudah melibatkan kami dalam kegitan ini. Harapan kami, masyarakat dapat mengenal minuman olahan kelor dan mendukung usaha ini sehingga kelor menjadi icon produk NTT,” papar Agnes didampingi kedua temannya, Maria Tanof dan Adestya Maro. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment