LARANTUKA, FLORESPOS.net-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuka Posko Kawal Hak Pilih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota.

Ketua Bawaslu Flores Timur, Ernesta Katana dalam keterangan kepada wartawan saat launching Posko Kawal Hak Pilih di Sekretariat Bawaslu Flores Timur, Rabu (26/6/2024) menjelaskan, Posko Kawal Hak Pilih ini dibuka berkaitan pengawasan pemutakhiran data pemilih ditandai dengan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh KPU Flores Timur dan jajarannya.

Posko tersebut, kata Ernesta Katana, dibuka dengan maksud untuk memastikan betul, setiap proses pemutahkiran atau Coklit data pemilih yang dilakukan KPU Flores Timur dan jajarannya menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang terdata pada daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) Pilkada 2024.

Kata Ernesta Katana, melalui Posko Kawal Hak Pilih Bawaslu tersebut, juga diharapkan masyarakat atau siapapun dapat menyampaikan berbagai permasalahan atau keluhan seperti belum didata atau terdata dan ada menemukan proses pelaksanaan yang tidak sesuai prosedur.

“Masyarakat atau siapa pun dapat menyampaikan ke posko ini. Posko Kawal Hak Pilih dibuka di Bawaslu Kabupaten dan di setiap kecamatan. Posko ini dibuka untuk memastikan hak pilih masyarakat terakomodir dengan baik dan benar. Serta memastikan peran pengawasan Bawaslu Flores Timur dalam Coklit data pemilih tersebut,” katanya.

Ernesta Katana mengatakan, untuk para pihak yang terlibat langsung, yakni KPU Flores Timur dan jajarannya Bawaslu Flores Timur berharap betul bisa melakukan Coklit dengan teliti dan benar dengan memenuhi prinsip-prinsip sebagaimana ketentuan yang diatur.

“Prinsip-prinsip tersebut, yakni melakukan Coklit secara komprehensif, inklusif, akurat, mutakhir, responsive dan partisipatif,” katanya.

Kepala masyarakat, Ernesta Katana juga berharap pada proses dan pelaksanaan Coklit selama satu bulan oleh KPU Flores Timur dan jajarannya, harus tumbuh kesadaran diri untuk memastikan betul bahwa dirinya dan keluarga terdekatnya sudah masuk dalam daftar pemilih.

“Masyarakat diharapkan tumbuh kesadaran diri untuk memastikan betul bahwa dirinya dan keluarga terdekatnya sudah masuk dalam daftar pemilih. Pastikan betul, sudah masuk terdaftar sebagai pemilih,” katanya.

Selain itu kepada para pihak berkepentingan seperti parpol, tim sukses, bakal calon, Ernesta Katana mengharapkan sejak dari sekarang harus memastikan betul bahwa ‘orang-orangnya’ sudah masuk dalam daftar pemilih.

Lalu, kepada Pemerintah juga harus memastikan identitas masyarakat. Pastikan bahwa masyarakat yang mempunyai hak pilih sudah mempunyai identitas yang jelas.

“Semua kita tidak boleh sia-siakan proses dan pelaksanaan Coklit ini, sehingga kita boleh dapat data pemilihan yang akuntabel, komprehensif, mutakhir, dan akurat,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sejak 24 Juni 2024 sampai 25 Juli 2024, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) turun melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di seluruh Kabupaten Flores Timur.

Pantarlih melakukan Coklit data sesuai DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan) Kepala Daerah Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur Tahun 2024 yang diterima KPU Flores Timur dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU RI.

DP4 Kabupaten Flores Timur untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 yang diterima KPU Flores Timur berjumlah 211.751 orang dan 84.499 kepala keluarga yang dipetakan kedalam 483 tempat pemungutan suara (TPS), 250 desa/kelurahan dan 19 kecamatan. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *