BAJAWA, FLORESPOS.net-Bertempat di Lapangan Kartini Bajawa, Senin (10/6/2024), Bupati Ngada Andreas Paru memimpin launching Bulan Keteladanan Pajak Bagi ASN dan Kesadaran Pajak Masyarakat Kabupaten Ngada Tahun 2024.

Kegiatan yang dipadukan dengan apel bagi ASN lingkungan Pemda Ngada dihadiri Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena, Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono, Staf Ahli Bupati, Asisten dan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Ngada.

Hadir Kepala Kantor Pajak Bajawa Agustinus I.Saputra, Kepala Cabang Bank NTT Bajawa, Jorsalino R.Seran serta manatn Kepala Bank NTT Cabang Bajawa Ketut Edy Suryantha yang beralih tugas sebagai Pimpinan Bank NTT Cabang Ende serta karyawan karyawati bank NTT Cabang Bajawa.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ngada, Wilfridus Ajo dalam laporannya mengatakan kegiatan launching yang juga mendapat dukungan dari Bank NTT Cabang Bajawa bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran membayar pajak khusus pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan di kalangan ASN dan masyarakat Kabupaten Ngada pada umumnya.

Selain itu dikatakan bahwa kegiatan tersebut juga mewujudkan ketaatan membayar pajak tepat waktu serta menumbuhkan sifat keteladanan ASN dalam membayar pajak di lingkungan masyarakat.

Bupati Ngada, Andreas Paru dan Wabup Raymundus Bena menggunting pita melaunching bulan keteladanan pajak bagi ASN Pemkab Ngada, Senin (10/6/2024).

Hal lain yaitu mendorong implementasi elektronifikasi transaksi Pemerintahan Daerah agar pengeluaran pendapatan daerah menjadi lebih efisien, transparan, akuntabel dan pada akhirnya dapat meningkatkan PAD.

Bulan keteladanan dan kesadaran pajak ini mencakup semua jenis pajak dan retribusi Daerah khusus untuk PBB-P2 yang disebarkan SPPT mencakup 94. 462 objek pajak dengan nominal sebesar Rp3.996.965.919 atau meningkat sebesar 23,42% dari tahun 2023 sebagai akibat penyesuaian NJOP dengan metode Reclass secara official.

Disampaikan juga bahwa publikasi dilakukan dengan menggunakan berbagai media teristimewa box Pelayanan Pajak Bank NTT di Taman Kartini, imbauan melalui papan reklame pada perempatan Kantor Pos Bajawa juga pelayanan pembayaran digital melalui RKUD Bank NTT atau secara manual melalui para Juru Pungut yang tersebar di seluruh Kabupaten Ngada.

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan, kegiatan yang  terjadi di akhir masa tugas pimpinan Bank NTT Cabang  Ketut Edy Suryantha dan awal masa tugas pimpinan yang baru Jorsalino R.Seran menunjukkan komitmen Bank NTT dalam membangun Kabupaten Ngada terutama dari sektor pajak.

“Walaupun hanya 6 bulan bertugas di Ngada, namun telah banyak karya yang ditorehkan. Saya yakin pemimpin baru juga akan melakukan hal sama dan bisa lebih dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ngada,” katanya.

Lanjut Bupati Andreas, sumber pendapatan Negara dan daerah hampir 80% bersumber dari pajak. Pembiayaan Pembangunan yang saat ini dilaksanakan anggarannya juga bersumber dari pajak. Sehingga kegiatan yang dilakukan ini harus dimaknai di mana ASN harus menjadi teladan.

Berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan pemerintah terkait pajak merupakan upaya bagaimana pemerintah disadarkan akan kewajiban yang melekat pada dirinya termasuk ASN itu sendiri.

“Saya ajak kepada seluruh ASN untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik karena pajak di samping berdampak pada pembangunan juga berdampak pada pribadi- pribadi termasuk berdampak hukum kalau tidak diikuti,” tambahnya.

Dengan target sejak 1 Juni sampai dengan 30 November 2024 sebesar Rp3 triliun lebih diharapkan juga peran para lurah dan kepala desa berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penagihan pajak secara baik sehingga target dan sasaran dapat tercapai.

Dimintanya untuk tidak bekerja sendiri-sendiri namun kolaborasi termasuk dengan peran Bank NTT.

Pantauan Florespos.net usai kegiatan launching sejumlah ASN yang lakukan pembayaran pajak langsung diberikan hadiah berupa sembako dari Bank NTT. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *