LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sepanjang hari ini, Minggu (9/6/2024) sejak pukul 00.35 hingga pukul 21.38 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus.

Tercatat, sepanjang hari ini hingga pukul 21.38 Wita sudah empat kali Gunung Lewotobi Laki-laki meletus dengan tinggi kolom abu mulai dari tidak teramati sampai teramati 500 hingga 1.100 meter dari puncak.

Dari empat kali meletus itu, dua kali di antarnya tercatat, gunung berapi
dengan tinggi 1.584 meter di atas permukaan laut ini meletus disertai semburan lava pijar dari pusat erupsi.

Berdasarkan laporan periodik Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus sejak Minggu dini hari pukul 00.35 Wita.

Selanjutnya meletus lagi pada pukul 09.00 dan 18.43 Wita. Pada pukul 18.43 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus dengan menyemburkan lava pijar. Hanya berselang dua jam, tepat pada pukul 21.38 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus lagi dengan menyemburkan lava pijar.

Meski begitu, masih berdasarkan laporan Badan Geologi PVMBG, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih di level II Waspada.

PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.

Masyarakat juga diminta agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat di sekitar Gunung Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Warga Sempat Panik

Sementara warga yang bermukim di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura sempat panik saat meletus dengan menyemburkan lava pijar. Meski demikian warga memilih tidak lari mengungsi.

“Tadi sempat panik dan lari keluar rumah karena ada api yang keluar dari pusat letusan. Selama hampir dua pekan ini Gunung Lewotobi Laki-laki meletus. Hampir tiap hari hujan abu vulkanik,” ungkap sejumlah warga kepada Florepos.net, Minggu malam. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *