ENDE, FLORESPOS.net-Pasca bencana longsor yang menewaskan satu keluarga di kompleks Tiwuberu B, Kelurahan Rewarangga Selatan, Ende Timur, Jumat (7/6/2024) pagi, pemerintah mengimbau warga di lokasi bencana agar pindah sementara ke rumah keluarga.

“Tadi ibu lurah Rewarangga Selatan (Nani Toro) sudah sampaikan kepada warga sekitar agar pindah dulu ke rumah keluarga yang aman atau jauh dari lokasi itu”.

Kata Camat Ende Timur, Fidelis Bofa kepada wartawan di rumah duka, Jalan W.Z Yohanes, Rewarangga Selatan.

Fidelis mengatakan kondisi di lapangan pasca bencana terdapat beberapa rumah dalam kondisi terancam. Satu rumah paling dekat dan penghuninya sudah pindah sementara ke rumah keluarga.

“Kita lihat sebelah atas itu sangat terancam maka sebaiknya penghuni rumah itu pindah dulu ke rumah keluarga. Kita hindari hal yang tidak diinginkan bersama,” katanya.

Terkait dengan penguburan empat korban tersebut, pemerintah sudah berkordinasi dengan pihak keluarga dan akan dikuburkan pada Sabtu (8/6/2024) pagi.

Pihak keluarga mengharapkan agar pemerintah membantu penguburan empat korban bencana tanah longsor.

Diberitakan sebelumnya empat korban bencana tanah longsor itu adalah satu keluarga. Keempatnya tertimbun material longsoran pada Jumat (7/6/2024) sekitar pukul 05.30 wita.

Identitas dari korban antara lain Bernadus Bata (55), Hendrika Oka (40), Avika Wonga (7) dan Ecan balita berusia 1 tahun 5 bulan. Saat dievakuasi Ecan putri bungsu Bernadus dan Hendrika ditemukan tertidur diatas perut Hendrika Oka. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *