BAJAWA, FLORESPOS.net-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti Ngada menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Ngada, NTT, menggelar seminar kewirausahaan pada Sabtu (4/5/2024), di auditorium kampus setempat.

Seminar dengan tema ‘Strategi Membangun Bisnis di Kalangan Mahasiswa STKIP Citra Bakti di Era Society’ menghadirkan narasumber Ketua Kadin Ngada, Rudolf Aqros Wogo, dan Wakil Ketua II Kadin Ngada, Fransiskus Solanus Mbama.

“Seminar ini di buka oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan Afrianus Gelu. Hadir sebagai peserta 170 orang mahasiswa-mahasiswi Prodi PGSD Semester 4, Prodi PG-PAUD Semester 2, Prodi Pendidikan Matematika Semester 4 dan Prodi Pendidikan IPA Semester 2,” kata Humas STKIP Citra Bakti, Prisko Yanuarius Djawaria Pare kepada Florespos.net, Sabtu (4/5/2024).

Prisko menjelaskan, tujuan diselenggarakan seminar ini memotivasi mahasiswa-mahasiswi untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai sejak dini membangun usaha dalam skala kecil sebagai bekal hidup ketika lulusan nantinya.

Selain itu, kata Prisko, dengan kegiatan ini diharapkan dapat merubah mainset berpikir mahasiswa-mahasiswi untuk berani menciptkan pekerjaan bukan menunggu pekerjaan, serta sebagai salah satu luaran mata kuliah pendidikan kewirausahaan.

Ketua Kadin Ngada yang biasa disapa Rudi Wogo dalam materinya menekankan beberapa poin, yaitu mengajak mahasiswa-mahasiswi untuk mengetahu trik dan strategi merintis usaha mulai dari nol.

“Kita tidak perlu bisnis saat kuliah, tapi kita mulai dari usaha. Usaha skala sederhana yang bisa di gapai oleh adik-adik, gunakan smartphone kalian sebagai mesin penghasil uang,” ungkap pemilik UD Rumpun Bambu ini.

Sementara Fransiskus Mbama dalam materinya mengajak mahasiswa memulai kegiatan pertanian di sekitar tempat tinggal.

Fransiskus yang saat ini melakukan usaha pertanian dengan menanam kentang mengajak mahasiswa memulai usaha pertanian mulai dari halaman atau kintal kos untuk menanam sayur, lombok, atau tomat di media tanam polibag.

“Kita akan bentuk dalam kelompok-kelompok wirausaha untuk Kadin Ngada dampingi. Mahasiswa akan melakukan uji coba tanaman kentang di lokasi yang mungkin disiapkan kampus,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Prisko Yanuarius Djawaria Pare juga memberikan pendalaman materi tentang teknik penyusunan proposal usaha pada program kreatifitas mahasiswa.

Prisco mengatakan, ke depan pihaknya akan memproduksi produk-produk usaha yang bisa dibuat oleh mahasiswa-mahasiswi dan menjual ke masyarakat melalui kegiatan  festival atau pameran galeri kewirausahaan mahasiswa. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *