BAJAWA, FLORESPOS.net-Jembatan Leko Danga di Desa Bobawa, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi digunakan ditandai dengan peresmian dilakukan Bupati Andreas Paru, Senin (5/2/2024).

Jembatan baru dibangun swakelo Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngada dan masyarakat itu menghabiskan anggaran Rp.630.000.000.

Tokoh masyarakat Boba, Yosep Djaga usai peresmian mengatakan orang Boba sejak dahulu menantikan jalan dan jembatan yang baik.

Jembatan Leko Danga yang baru dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Ngada merupakan salah satu jawaban kerinduan dan kegelisahan masyarakat. Karenanya, dia menyampaikan penghargaan dan terima kasih.

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Ngada semata-mata untuk kepentingan masyarakat.

Semua inovasi yang dilakukan tentunya bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat itu sendiri juga sebagai bagian mencari terobosan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hal kecil yang dilakukan telah berarti besar bagi masyarakat seperti persoalan pendidikan di mana ketika belum ada jembatan anak-anak enggan ke sekolah terutama pada musim hujan karena takut terbawa banjir.

Bupati Andreas mengatakan ada beberapa lokasi pada jalur jalan Pantai Selatan Ngada yang belum dilakukan hot mix dan harus segera ditangani.

Kepada Kepala Dinas PUPR, Bupati Andreas meminta untuk dapat masukkan pada tahun anggaran 2025 sehingga persoalan jalan jadi jalur Selatan Kabupaten Ngada dapat dihotmix seluruhnya.

Di wilayah Boba Raya diperkirakan sepanjang 1 km yang tersebar pada 6 lokasi serta sebuah jembatan.

Wilayah yang juga pasti diberikan perhatian, kata Bupati Andreas, adalah daerah Wolongizu yang sering terjadi longsoran dan reruntuhan batu.

Kata Bupati Andreas, pihaknya juga memberikan perhatian bagi jalan-jalan menuju akses pertanian termasuk irigasi yang belum permanen.

Peresmian Jembatan Leko Danga dihadiri Kadis PUPR Kabupaten Ngada Johni Wou Dopo, Camat Golewa Selatan Yustinus Lengi, para kepala desa wilayah Boba Raya, Kepala Bidang pada Dinas PUPR dan segenap toko masyarakat. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *