LARANTUKA, FLORESPOS.net-Penjabat Bupati, Doris Alexander Rihi meminta warganya untuk selalu mewaspadai kondisi cuaca yang sedang ekstrem di wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ini sedang terjadi bencana letusan gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, serta bencana angin puting beliung di Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur.

“Mudah-mudahan bencana ini cepat berlalu sehingga masyarakat Flores Timur, khususnya Kecamatan Wulanggitang, Kecamatan Ilebura dan Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema bisa segera beraktivitas seperti biasa,” kata Penjabat Doris Rihi, di Dusun Riangtobi, Selasa (23/1/2024).

Penjabat Doris Rihi mengatakan, Indonesia termasuk Provinsi NTT berada dalam lingkaran cincin api sehingga sering terjadi bencana alam seperti gunung meletus, angin kencang, gempa bumi, banjir dan bencana alam lainnya.

“Senin kemarin sekitar pukul 15.00 Wita terjadi bencana angin puting beliung di Desa Ile Padung. Kami merasa prihatin dan kiranya kehadiran kami ini bisa menguatkan warga terdampak di sini,” katanya.

Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi menyerahkan bantuan tanggap darurat sembako bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi, Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Selasa (23/1/2024). Foto: Wentho Eliando

Penjabat Bupati Doris Rihi turun ke lokasi bencana angin puting beliung di Dusun Riangtobi dan Dusun Riangmotong di Desa Ile padung, Kecamatan Lewolema.

Saat itu, Penjabat Doris Rihi meninjau rumah-rumah yang rusak dan berbincangan menguatkan warga.

Ia bersama Forkompimda memberi bantuan tanggap darurat berupa sembako dan terpal penutup sementara atap rumah.

“Saya bersama Forkompimda datang melihat dan distribusikan bantuan tanggap darurat sembako bagi warga yang rumahnya rusak akibat bencana angin puting beliung,” kata Penjabat Doris Rihi.

Penjabat Doris Rihi mengatakan, bencana angin puting beliung terjadi pada Senin (22/1/2024) siang sekitar pukul 15.00 Wita dengan lokasi kejadian Dusun Riangtobi dan Dusun Riangmotong, Kecamatan Lewolema.

Akibat bencana angin puting beliung, kata Penjabat Doris Rihi, ada rumah warga rusak berat dan rusak ringan.

“Seturut data sementara, 19 rumah di antaranya, 17 rumah warga dan 2 rumah fasilitas umum yang rusak berat dan rusak ringan,” katanya.

Pantauan Florespos.net langsung di lokasi bencana angin puting beliung, Selasa (23/1/2024) pagi, warga bersama Camat, Sekcam, personil Polres Flores Timur dibawah pimpinan Kapolres AKBP I. Nyoman Putra Sandita, dan personil Kodim 1624/Flores Timur membersihkan puing-puing rumah, seng atap rumah yang berserakan, dan pepohonan yang tumbang menimpa rumah warga dan dua fasilitas umum.

Selain itu, pepohonan seperti kelapa, pohon jati dan lainnya yang masih berdiri di sekitar rumah-rumah warga ditebang untuk mengantisipasi hujan disertai angin.

Data dari Camat Lewolema Herry Tokan dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Kowa Kleden di lokasi bencana menyebutkan, ada 17 rumah warga dan 2 fasilitas umum yang rusak, yakni Pustu Ile Padung dan gudang UPH Mente.

“Ada rumah rusak berat dan rusak ringan. Semuanya terdata, 17 rumah warga dan 2 fasilitas umum. Sejauh ini tidak ada korban jiwa, tapi ada 1 warga mengalami luka karena terkena seng atap rumah,” kata Camat Herry Tokan.

Salah satu rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Dusun Riangtobi, Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Selasa (23/1/2024). Foto: Wentho Eliando

Sekcam Kowa Kleden menambakan, data sementara yang didata oleh pihak kecamatan nantinya dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten melalui BPBD Flores Timur.

“Semua kami data, baik itu kerusakan berat, ringan dan sedang. Selanjutnya kami laporkan ke BPBD Flores Timur untuk langkah selanjutnya,” katanya.

Hadir bersama Penjabat Bupati, Forkompimda di antaranya, Kapolres Flores Timur AKBP I. Nyoman Putra Sandita, Dandim 1624/Flores Timur, Letkol (Inf) M. Nazir Simanjuntak, Ketua Pengadilan Negeri Flores Timur, Maria Rosdiyanti Maranda, Sekda Flores Timur, Petrus Pedo Maran yang juga ex officio Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Plt. Kepala Pelaksanaan (Kalak) BPBD Flores Timur Ahmad Dulli, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *