LARANTUKA, FLORESPOS.net– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Harfendi, Minggu (21/1/2024), bertemu warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di dua posko yang dibangun oleh pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain berbincang dengan warga terdampak, anak-anak terdampak dan tenaga kesehatan, Pangdam Harfendi meninjau dapur umum Posko Boru dan persediaan logistik warga terdampak di Kantor Camat Wulanggitang.

Ketika meninjau dapur umum yang ditangani oleh gabungan personil TNI dan pekerjaan kemanusiaan lainnya, Pangdam Harfendi berkesempatan mencicipi ikan yang baru saja digoreng untuk makan malam warga terdampak di posko tersebut.

“Saya mencoba ikan. Saya kalau lihat ikan tuh ngak tahan. Saya ingin rasakan bagaimana masakan untuk saudara-saudari kita yang mengungsi ini. Makanannya enak sesuai yang kita harapkan,” ungkap Pangdam Harfendi kepada wartawan di Posko Boru.

“Kita yakin makanan ini sehat, tidak terkontaminasi kuman-kuman yang lain. Tenaga kesehatan yang ada cukup untuk melihat makanan ini,” katanya.

Pangdam Harfendi mengatakan, bersama rombongan melihat dan ingin memastikan keadaan dan kondisi warga yang mendapat bencana meletus Gunung Lewotobi Laki-laki dan sudah sekitar tiga minggu berada di pengungsian.

“Saya datang ke sini bersama rombongan ingin memastikan saudara-saudari kita yang terkena bencana Lewotobi Laki-laki yang sudah tiga minggu berada di posko pengungsian. Kita ingin meyakinkan kondisi mereka,” katanya.

Kata Pangdam Harfendi, sebelumnya Danrem 161/Wira Sakti sudah lebih dahulu datang meninjau langsung warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Danrem 161/Wira Saksi juga sudah memberikan dukungan baik personil tenaga kesehatan, obat-obatan, tenaga masak, perlengkapan dapur dan juga personil di lokasi.

“Setelah kami perhatikan tadi, semua berjalan baik. Cadangan makanan, tenaga kesehatan, obat-obatan tersedia cukup,” katanya.

Pangdam Harfendi berharap, bencana Gunung Lewotobi Laki-laki tidak berlangsung lama dan segera berakhir. Ia juga mengimbau warga terdampak untuk bersabar karena situasi dan kondisi ini tidak bisa dihindari.

“Kita imbau bersabar karena kondisi ini tidak bisa kita hindari. Mudah-mudahan bencana ini tidak berlangsung lama dan segera berakhir sehingga warga, anak-anak kita bisa kembali ke rumah dan bisa melaksanaan kegiatan rutin sehari hari sebagaimana mestinya,” tutup Pangdam Harfendi.

Pantauan Florespos.net, Pangdam Harfendi bersama rombongan tiba di Posko Boru tepatnya di SMPN Wulanggitang, Kecamatan Wulanggitang pukul 16.00 Wita setelah menempuh perjalanan darat sekitar 130 kilometer dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Pangdam Harfendi berbincang dengan sejumlah warga dan anak-anak terdampak yang sudah tiga pekan ini menempati ruang-ruang kelas dan tenda-tenda yang tersedia di posko tersebut.

Pangdam Harfendi memberikan bantuan berupa sembako bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Setelah di Posko Boru, Pangdam Harfendi bersama rombongan langsung menuju Posko Konga, di Kantor Desa Konga, Kecamatan Titehena yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Posko Boru. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *