Oleh: RD. Donnie Migo

Jumat, 22 Desember 2023

(Jumat Adven III)

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,

Hari ini kepada kita disajikan kisah lanjut dalam kunjungan Maria ke rumah Elisabeth. Injil Lukas 1:46-56 mencatat Magnificat Maria sebagai tanggapan dari reaksi Elisabeth yang penuh dengan Roh Kudus.

Tanggapan ini melengkapi dialog antara mereka berdua, yang pada akhirnya bermuara pada ucapan syukur atas kemuliaan Allah dan belas kasihNya yang tidak terhingga.

Setiap bagian dalam Magnificat memiliki arti yang sangat dalam, namun dalam renungan ini kita hanya mengambil salah satu pesan darinya, yakni tentang belas kasih Allah.

Jika kita membaca teks injil hari ini mungkin saja kita tidak menemukan kata “belas kasih,” karena dalam teks injil berbahasa Indonesia kata bahasa Latin misericordia diterjemahkan dengan “rahmat” yang seharusnya diterjemahkan sebagai belas kasih.

Et misericodia ejus in progenies et progenies timentibus eum (Lukas 1:50); “Dari generasi ke generasi belas kasihNya turun atas orang yang takut akan Dia.”

Kita tidak mempertentangkan mana terjemahan yang tepat tetapi dalam kidung ini, kata misericodia yang menekankan belas kasih Allah sebagai alasan utama terselenggaranya janji keselamatan bagi manusia.

Santa Perawan Maria dalam magnificat ini menegaskan kepada kita bahwa Allah telah mempersiapkan dirinya untuk menunjukkan belas kasihNya kepada dunia; kepada siapa saja yang taat dan juga kepada Israel; umat pilihanNya. Kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia sebenarnya berdiri diatas dasar belas kasih ini.

Oleh sebab itu, ketika membaca teks ini, Maria sedang mengundang kita untuk menyadari belas kasih Allah dan dengan berani untuk mengakui segala salah dan dosa kita yang telah merusak hubungan kita di hadapanNya.

Semoga di hari-hari khusus menjelang natal ini, kita dapat menjadi rasul-rasul belas kasih, yang memberikan kesaksian tentang rahmat pengampunan yang kita terima dan mengajak semakin banyak orang untuk saling mengampuni sehingga belas kasih Allah sungguh nyata di antara kita. *

RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *