ENDE, FLORESPOS.net-Yayasan Persekolahan Katolik Ende-Lio (Yasuskel) menggelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) bersama para kepala sekolah dari dan komite yang bernaung di yayasan ini, di Aula Paroki Onekore Ende, Kamis (7/12/2023).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pembina Yasukel, RD. Sipri Sadipun. Rakor juga dihadiri oleh Kepala Dinas P dan K Ende, Mensi Tiwe.

Kadis P dan K Ende, Mensi Tiwe pada kesempatan itu mengatakan pemerintah mengapresiasi Yasukel yang terus meningkatkan mutu pendidikan di sekolah binaanya.

Mensi berharap Yasukel terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk membangun pendidikan di Ende.

“Kegiatan Yasukel Ende selama ini dibidang pendidikan sangat luar biasa. Tentunya terus bersinergi guna mewujudkan Ende pintar, Ende Juarah dan Ende berbudaya,” katanya.

Terkait guru PNS di sekolah swasta, kata Mensi, regulasi telah mengaturnya. Guru PNS di sekolah swasta tidak akan ditarik oleh pemerintah.

Kadis mengakui saat ini sekolah sekolah Negeri di wilayah Kabupaten Ende juga masih memiliki keterbatasan tenaga guru PNS. Kekurangan itu diisi oleh guru PPPK.

” Untuk meningkatkan mutu pendidikan pada prinsipnya saat ini kita sudah berada pada transformasi pendidikan maka pola pikir, pola tindak wajib mengikuti sistim pendidikan secara nasional,” kata Mensi Tiwe.

Ketua Yasukel Ende RD. Herman Witu mengatakan, rapat kordinas teknis  (Rakornis) baru dilaksanakan. Pada empat tahun tidak dilaksanakan karena covid-19.

Rakornis dilaksanakan agar kepala sekolah, komite dan  yayasan  mengetahui rencana kerja yang disebut program teknis.

“Melalui kegiatan rakornis Yasukel menginginkan agar dibicarakan secara jelas antara Yasukel bersama sekolah  dan pengurus komite guna melakukan hal yang terbaik untuk sekolah katolik dibawa naungan Yasukel Ende,” katanya.

Peserta yang hadir dalam kegiatan rakornis sebanyak 368 orang utusan dari sekolah Yasukel tingkat TK, SD, SMP dan SMK. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *