RUTENG, FLORESPOS.net-Bervariasi progres fisik pengerjaan tiga proyek irigasi berbiaya miliaran rupiah di Kabupaten Manggarai, NTT, hingga November 2023 ini, menjelang berakhirnya masa kontrak kerjanya.

Walaupun demikian, satu dari proyek irigasi itu persentasenya telah mencapai 96 persen lebih, yakni pengerjaan jaringan irigasi Wae Cepang di Kecamatan Satar Mese Barat.

Data yang diperoleh dari pejabat pembuat komitmen (PPK) irigasi, Jumat (17/11/2023), progres per November mengalami peningkatan signifikan.

Riilnya, Wae Lewa 3 di Kecamatan Satar Mese Utara rencana sesuai dengan time schedulle mencapai 76,54 persen, tetapi realisasi 87,21 persen dengan deviasi (plus) +10,61 persen.

“Untuk Wae Cepang di Kecamatan Satar Mese Barat, rencana sesuai dengan time schedulle : 83,36 persen, realisasi : 96,43 persen dengan deviasi (plus) +13,07 persen,” ujar PPK, Chitra Ayu Purwarini.

Lalu, untuk peningkatan jaringan irigasi Wae Kampas di Kecamatan Ruteng, rencana sesuai dengan time schedulle : 77,230 persen, realisasi 74,174 persen dengan deviasi (minus) -3,051 persen.

Menurutnya, apa yang terjadi pada jaringan irigasi Wae Kampas tidak mengkhawatirkan karena progres minus  dari target itu deviasinya masih di bawah 5 persen.

Pihaknya optimis, demikian PPK Chitra, karena pengerjaan sedang berjalan dengan tempoh tinggi. Hal itu didukung dengan ketersediaan material yang cukup di lokasi proyek. Demikian juga dengan tenaga kerja.

Untuk dua proyek lain, lanjut PPK Chitra, juga sedang dalam pengerjaan tempoh tinggi sesuai dengan skedul dan item pengerjaannya. Semuanya masih sesuai dengan skedulnya.

Dikatakan, untuk anggaran untuk irigasi Wae Kampas biaya mencapai sebesar Rp 3,1 miliar lebih oleh CV Sarana Karya Utama; jaringan irigasi Wae Lewa 3 oleh CV Prita Karya Mandiri dengan anggaran Rp 1 miliar lebih.

Dan jaringan irigasi Wae Cepang oleh CV Piang Jaya dengan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar lebih.

“Kita optimis, tiga proyek irigasi akan rampung tepat waktu. Karena itu, kita terus dorong, rekanan untuk terus bekerja dengan tempoh tinggi agar proyeknya rampung sesuai dengan kontrak,” katanya.

Untuk proyek jaringan Wae Kampas, sebelumnya Direktur CV Sarana Karya Utama, Wahyudi Wibisono mengatakan, banyak kesulitan teknis di lapangan, tetapi pihaknya berkomitmen kuat untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak.

“Ada beberapa item yang belum dikerjakan. Itu yang  kita fokus dalam waktu-waktu ke depan,” katanya.

Pihaknya berkomitmen untuk merampungkan pekerjaan tepat waktu agar bisa hasil proyeknya diserahkan ke pemiliknya, yakni Pemkab cq. Dinas PU Manggarai. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *