Oleh: RD. Donnie Migo

Sabtu, 18 November 2023

(Pemberkatan Basilika Santo Petrus dan Paulus)

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,

Setelah seminggu merayakan pemberkatan Basilika Santo Yohanes Lateran, maka pada hari ini kita merayakan peringatan akan pemberkatan Basilika Santo Petrus dan Basilika Santo Paulus.

Kedua basilica ini terletak di kota Roma, Italia. Kedua santo ini juga merupakan pelindung kota Roma.

Memperingati pemberkatan keduanya mengingatkan kita akan identitas kita sebagai bagian dari anggota persekutuan umat Allah di mana Kristus sebagai pemimpinnya.

Untuk itu, selain bangunan fisik yang berdiri kokoh hingga saat ini, kita juga percaya bahwa penghayatan iman kita dalam persatuan dengan Gereja universal turut memperkokoh jalinan persaudaraan dalam iman.

Basilika-basilika ini telah menjadi tempat doa di mana umat beriman berkumpul, merayakan Ekaristi bersama Bapa Suci dan memuliakan Allah yang telah mempersatukan mereka.

Demikian dalam Injil Lukas hari ini yang menekankan pentingnya keterlibatan kita dalam kehidupan menggereja melalui doa yang tanpa henti. Karena ketika kita berdoa, kita bukan hanya berkomunikasi secara pribadi dengan Allah, tetapi kita juga terhubung dengan semua orang beriman.

Oleh sebab itu, Tuhan Yesus mengarahkan kita untuk memupuk relasi iman kita melalui doa. Lukas menulis “Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Lukas 18:1).

Sementara itu dalam kitab Kebijaksanaan menunjukkan kepada kita dasyatnya perlindungan Tuhan atas kita umatNya. “Di bawah lindungan tangan-Mu seluruh bangsa berjalan lewat di tempat itu, seraya melihat pelbagai tanda yang mentakjubkan” (Kebijaksanaan 19:8).

Bagaimana kita akan mendapatkan perlindungan dari Tuhan, jika kita tidak pernah berdoa?

Setia dalam doa adalah suatu kebiasaan orang beriman yang tidak pernah sia-sia. Kadang selalu ada banyak tantangan untuk berdoa, sebab iblis tidak senang kalau kita punya waktu untuk berdoa, sebab kekuatan doa dapat mematahkan pengaruh dosa. Maka marilah kita tak jemu-jemunya berdoa. *

RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *