ENDE, FLORESPOS.net-Tim gabungan dari Kesbapolda, Satpol PP, Bawaslu dan  Panwascam empat kecamatan dalam Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT, menurunkan baliho dan spanduk Caleg yang masih terpasang.

Aksi ini dilaksanakan pada Senin (13/11/2023) pagi di beberapa ruas jalan dan fasilitas umum dalam kota. Aksi penertiban penurunan baliho dan spanduk tidak mendapatkan protes dari Caleg atau tim sukses.

Sebelumnya, pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pemilihan umum (Pemilu) 2024 oleh KPU pada 3 November 2023 lalu, ada alat peraga berupa baliho Caleg, calon DPD dan Capres masih terlihat di kota dan desa.

Alat peraga yang terpasang di ruang publik itu mesti diturunkan karena KPU sudah menetapkan waktu pemasangan alat peraga dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Terhadap alat peraga  yang masih terpasang di ruang publik tersebut peserta pemilu baik partai politik maupun caleg diimbau agar segera menurunkannya.

Komisioner Bawaslu Ende, Maria Uria Ie saat rapat koordinasi dengan pemerintah, Selasa (7/11/2024) mengatakan Bawaslu Ende sudah mengeluarkan surat imbauan kepada partai politik agar menurunkan alat peraga.

Pasca penetapan DCT ada peserta pemilu yang langsung bergerak menurunkan baliho dan spanduk namun ada yang belum menurunkan hingga saat ini.

“Setelah penetapan DCT oleh KPU peserta pemilu langsung turunkan APK tapi ada yang belum turunkan,” katanya.

Bawaslu Ende meminta dukungan dari Pemkab Ende melalui Kesbapolda dan Satpol PP serta unsur terkait untuk segera melakukan penertiban alat peraga yang masih terpasang.

Kepala Kesbapolda Ende, Gabriel Dala mengatakan pemerintah mengimbau kepada peserta pemilu baik partai politik maupun caleg menurunkan alat peraga yang ada atau terpasang di ruang publik baik di kota maupun di desa.

Setelah imbauan ini akan ditindaklanjuti dengan penertiban di lapangan. Karena itu peserta pemilu diharapkan menurunkan sendiri alat peraga kampanye yang masih terpasang untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan situasi politik di daerah.

“Kita tindaklanjuti dengan penertiban jika masih ada alat peraga  yang terpasang,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *