LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Siti Aisah minta pengelola obyek wisata Para Puar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, supaya berwisata atau piknik di atas bukit jadi event mingguan.

Dengan begitu bakal lebih menjanjikan keuntungan bagi yang bergerak di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggelar dagangan di Para Puar, termasuk Siti Aisah.

Aisah yang brand usahanya Camel Indah Berkah sampaikan itu kepada media ini di tempat jualannya di Puncak Para Puar, Minggu (12/11/2023) malam.

Selain itu, Aisah juga memohon pengelola agar secepat mungkin hotmix jalan di pertigaan Tuke Ta’i Kaba- Labuan Bajo-Para Puar.

Khusus di cabang masuk jalan  menuju Para Puar belum diaspal/hotmix. Medan jalan mendaki penuh kerikil. Sekitar 100 meter dari situ baru jalan aspal mulus hingga Puncak Para Puar.

Sehingga, lanjut Aisah, banyak pelancong yang hendak ke area Para Puar atau Puncak Para terpaksa balik kanan, tidak melanjutkan perjalanan ke Para Puar.

“Lebih-lebih ibu-ibu atau cewek-cewek hanya mentok di situ, di pertigaan itu, tidak terus ke sini puncak,” ujar Aisah.

Menanggapi Siti Aisah, Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina, mengatakan, jalan di pertigaan mulut Para Puar, yaitu Tuke Ta’i Kaba-Para Puar-Labuan Bajo, segera dibereskan, diperlebar dan ditaburi aspal/hotmix.

Sedangkan untuk menjadi piknik di atas bukit atau konsep picnic over the hill (POTH) jadi event mingguan akan dipertimbangkan. Dan itu sudah ada planingnya, kata Fatimah pada konfrensi pers di bukit Para Puar malam itu.

Pantauan Florespos.net, suasana di bukit Para Puar malam itu tampak meriah. Banyak pengunjung. Cuaca cerah, sejuk. Live music.

Hingga Florespos.net tinggalkan Puncak Para Puar pukul sekitar pukul 21.00 Wita, suasana masih tampak ramai.

Acara Minggu (12/11/2023) malam itu adalah malam kedua memperkenalkan kepada publik obyek wisata Para Puar oleh BPOLBF selaku pengelola. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *