LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT bersama semua akan terus mendorong untuk merumuskan secara bersama kebijakan- kebijakan yang memungkinkan keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan kepariwisataan di daerah itu.

Sehubungan dengan ini tentunya dibutuhkan kesabaran dan ketekunan dari semua pihak, karena proses pelibatan ini (masyarakat) membutuhkan waktu yang tidak cepat.

Demikian jawaban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Mabar  terhadap pengantar nota keuangan atas RAPBD Mabar TA 2024 pada sidang paripurna dewan setempat di Labuan Bajo baru-baru ini, khusus pandangan umum Fraksi Gabungan Keadilan Bintang Pembangunan (FGKBP).

Jawaban Pemkab Mabar disampaikan Bupati Edistasius Endi. Sedangkan pemimpin rapat adalah Ketua Dewan setempat Martinus Mitar. Hadir wakil rakyat setempat dan jajaran Pemkab Mabar.

FGKBP sebelumnya pada sidang paripurna di tempat yang sama mengingatkan pemerintah untuk tidak terjebak pada ceremonial event yang bersifat temporal dalam mendesain program kerja dan arah pembangunan Mabar ke depan.

Sepanjang fakta regulasinya bahwa pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya masih dominan Pemerintah Pusat dan Provinsi maka sebaiknya arah kebijakan, program kerja dan alokasi anggaran Pemerintah Daerah tetap konsisten pada sektor-sektor usaha lokal.

“Sektor usaha ini yang harus diback up secara regulasi dan pelaku-pelaku usaha nasional dan asing yang diberikan kemudahan akses usaha dan biaya murah invenstasi langsung khususnya pajak dan retribusi daerah,” kata FGKBP. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *