BAJAWA, FLORESPOS.net-Wakil Sekretaris Asprov PSSI NTT, Piter Fomeni mengatakan, Nirwana 04 berhak menggantikan Persena Nagekeo pada babak 16 besar Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 Tahun 2023, di Kabupaten Ngada.

Piter menyampaikan itu dalam konferensi pers usai pertandingan pertama babak 16 besar, di Lapangan Lebijaga Bajawa, Senin (6/11/2023).

Dia didampingi Lukman Hakim, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI NTT, Ketua Panitia Theodisius Yosefus Nono yang juga Sekda Ngada, dan Koordinator Pertandingan Kletus Gabhe.

Piter menjelaskan semua pertandingan diawali dengan technical meeting pada tanggal 26 Oktober 2023. Saat itu, dijelaskan bahwa segala hal yang terjadi pada saat pertandingan kembali mengacu pada regulasi yang ada.

Ada beberapa hal yang berkembang di medsos tentunya tidak harus ditanggapi semuanya namun pada prinsipnya Aprov menerima laporan resmi lewat surat yang disampaikan dan akan menindaklanjuti sesuai regulasi.

Usai pertandingan dan menuju 16 besar pihaknya mendapat surat dari Nirwana 04. Surat itu intinya melaporkan protes di mana salah seorang pemain Persena Nagekeo diduga memalsukan dokumen.

Setelah laporan itu, pihaknya bersama panitia melakukan klasifikasi, investigasi dan Persena Nagekeo mengakui salah satu pemainnya memasukkan dokumen.

Sesuai regulasi Persena Nagekeo didiskualifikasi di mana semua pertandingan yang dilakukan oleh Persena Nagekeo dianggap tidak ada.

Karena itu terjadi perubahan komposisi klasemen Grup C. Dimana sebelumnya, Persada Sumba Barat Daya juara pull, Persim Manggarai runner-up dan Persena Nagekeo peringkat 3 terbaik kedua dengan sendirinya teranulir.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah dihitung, Persim Manggarai menjadi juara Grup C dan Persada Sumba Barat Daya runner up Grup C. Sedangkan untuk peringkat ketiga terbaik kedua adalah Nirwana 04.

Dengan peserta sebanyak 26 tim yang dibagi dalam 7 grup di mana 5 pool terdiri dari 4 tim dan 2 pool, yakni F dan G terdapat tiga tim maka dengan sendirinya dua peringkat tiga terbaik dilakukan dengan regulasi mengambil 2 tim terbaik yakni BMP Flotim dan Nirwana 04 Nagekeo.

Pihaknya akan menanggapi proses resmi berupa surat kepada panitia maupun Asprov tentunya disertai dengan bukti sehingga tidak menjadi bola liar atau fitnah.

Dia mengatakan, dengan terjadi perubahan komposisi itu, maka yang sebelumnya Persim Manggarai berhadapan dengan BMU Alor karena menjadi juara Grup berganti melawan runner up Grup D, yaitu Persebata Lembata.

Sedangkan Persada Sumba Barat Daya berhadapan dengan juara pool B, yakni BMU Alor. Pertandingan runner up Grup G yang sebelumnya PSKK Kota Kupang berhadapan dengan Persena Nagekeo berganti dengan Nirwana 04 Nagekeo. *

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *