ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Ende, Djafar Achmad dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Ende menghadiri acara gelar karya atau panen karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPK St Ursula Ende, Jumat (3/11/2023).

Kedatangan Bupati Ende, Djafar Achmad yang didampingi Plt  asisten II Setda Ende, Kanis Poto, Kadis PK  Ende, Mensi Tiwe dan ketua PPK Ende, Mastuti Djafar disambut dengan tarian adat oleh siswa- siswi SMPK St Ursula.

Kegiatan panen karya P5 di SMPK St Ursula mengambil tema Be Different, Be Unite, Be Grateful”.

Pada kegiatan panen karya ini siswa- siswi SMPK St Ursula menampilkan pementasan seni budaya, musik, drama dan pameran pangan lokal dihadapan bupati, kadis PK, tamu undangan dan orangtua.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan peninjauan pameran pangan lokal karya siswa- siswi SMPK St Ursula Ende oleh Bupati Ende, Plt Asisten II Setda Ende, Kadis PK Ende, Ketua PKK Ende dan tamu undangan.

Kepala SMPK St Ursula Ende, Sr Herlina Helena OSU mengatakan pada kegiatan gelar karya P5 tersebut siswa-siswi menampilkan hasil pembelajaran di kelas baik akademis maupun non akademis.

“Hari ini mereka tampilkan yang selama ini dipelajari dalam kelas. Mereka tampilkan seni budaya, musikalisasi, drama, tarian budaya dan pameran pangan lokal,” katanya.

Sr Herlina Helena juga mengatakan sekolah yang dipimpinnya melaksanakan kurikulum merdeka belajar maka wajib menjalankan P5. Melalui program ini siswa- siswi diajak untuk kreatif baik dalam bidang akademis maupun non akademis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mensi Tiwe mengatakan transformasi pendidikan saat ini sudah alami perubahan. Sebelumnya masih fokus pada ilmu pengetahuan tetapi saat ini sudah pada kreativitas.

“Pelajari hal lain di luar kelas dan kehidupan sehari- hari dapat meningkatkan pengetahuan dan kepekaan siswa siswi dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Dalam kurikulum merdeka belajar dan program P5, kearifan lokal adalah bagian dari pemebentukan karakter siswa dan aplikasi nilai- nilai Pancasila.

“Apresiasi kepada siswa-siswi SMPK St Ursula dan guru yang telah melaksanakan kegiatan panen karya ini,” katanya.

Bupati Ende, Djafar Achmad mengapresisasi penyambutan siswa mulai dari gerbang hingga ke tempat acara dengan tarian adat.

Kata Bupati Djafar apa yang ditampilkan dan disajikan dalam kegiatan ini sudah menunjukkan siswa- siswi SMPK St Ursula sudah berbicara di level nasional.

“Hari ini anak-anak Ende sudah kreatif. Kita bukan lagi pemain lokal tetapi sudah ke level nasional,” katanya.

Bupati mengatakan melalui Program P5 ini melahirkan anak-anak Ende yang kreatif dan pancasilais.

Bupati Djafar juga menekankan kualitas pendidikan di Kabupaten Ende tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah tetapi menjadi tanggung jawab bersama. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *