BAJAWA, FLORESPOS.net-Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Nagekeo (Ikmapena) Bali menyelenggarakan Kemah Bakti Persaudaraan Vol II (Kembara II Ikmapena Bali) dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda.

Terkait kegiatan ini disampaikan Melan Nuwa dalam siaran pers yang diterima Florespos.net, Rabu (1/11/2023).

Melan Nuwa  mengatakan, Ikmapena Bali menyelenggarakan Kemah Bakti Persaudaraan Vol II (Kembara II Ikmapena Bali) dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda.

Dilaporkan  Kemah Bakti Persaudaraan yang mengusung tema “Kolaborasi Visi dalam Semangat Kekeluargaan” ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 28 – 29 Oktober 2023 di Sekar Bumi Tropical Farm, Gianyar.

Sebanyak 60 peserta berpartisipasi dalam meramaikan kegiatan ini. Kemah bakti  menyajikan rangkaian acara menarik seperti outbond, sharing session antar teman-teman Ikmapena, malam puncak api unggun diselingi dengan Ja’i dan Dero bersama, serta diskusi yang syarat berbagai topik seperti Sejarah terbentuknya Organisasi Ikmapena serta solidaritas antar generasi pelajaran dari nilai Sumpah Pemuda.

Hadir dalam kegiatan ini sekaligus menjadi Pembicara, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Nagekeo Bali (Ikana), Simon Petrus Mbeu Woge, Sekretaris Umum Ikana Bali, Maximilianus Witu Leo, Ketua Ikmapena Bali, Rivaldo Antonio Nicholas Vianey.

Wakil Ketua Kembara II Ikmapena, Dionisius Mario Getu menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua peserta dan  berharap agar dengan adanya kemah bersama dapat memupuk rasa persaudaraan dalam Ikmapena.

Mewakili Ketua Panitia, Marlys Amelia beserta jajaran kepanitiaan  mengucapkan terima kasih kepada peserta Kembara II Ikmapena Bali yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan persaudaraan ini.

Besar harapannya lewat tema “Kolaborasi Visi dalam Semangat Kekeluargaan”  dapat memupuk rasa persaudaraan antara satu sama lain meskipun dari latar belakang yang berbeda, sehingga terwujudnya Ikmapena Bali yang selalu menjunjung tinggi kekompakan dalam suasana persaudaraan papar  Ario.

Sementara itu, Rivaldo Antonio Nicholas Vianey, selaku ketua Ikmapena Bali menyampaikan bahwa Kembara menjadi jawaban akan kerinduan untuk berkumpul sebagai satu keluarga. Momen ini juga diharapkan  dapat menyatukan seluruh pemuda dan pemudi Negekeo agar senantiasa solid.

“Kembara merupakan jawaban atas kerinduan yang dimiliki oleh keluarga besar Ikmapena Bali untuk dapat berkumpul sebagai  satu keluarga, Nagekeo. “Kolaborasi Visi dalam Semangat Kekeluargaan” yang menjadi tema Kembara II tahun 2023, besar harapan saya dapat menjadi frame yang merangkul perjalanan Ikmapena Bali ke depannya. Bagaimana kita yang dipertemukan di tanah rantau ini dengan visi kita masing-masing, sebagai pelajar, sebagai pekerja, pada akhirnya dapat berjalan menggapai visi kita masing-masing sembari mengejar visi kita bersama sebagai sebuah keluarga Nagekeo di Bali yang senantiasa solid,” kata Rivaldo

Maximilianus Witu Leo selaku Sekretaris Umum Ikana mengatakan kegiatan ini  dapat menjadi batu loncatan bagi teman-teman Ikmapena agar bisa lebih bersemangat dan kreatif dan menjadi motor penggerak untuk Nagekeo yang lebih maju terutama dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

“Pemuda saat ini harus menyadari bahwa tanggung jawab menjaga kesatuan dan persatuan negara bukan hanya pejabat ataupun orang-orang yang punya kepentingan, tapi menjadi tanggungjawab anak muda karena cuma anak muda yang punya kekuatan untuk merubah atau mengawal negara ini agar tetap bersatu,” katanya.

Simon Petrus Mbeu Woghe, selaku ketua Ikana Bali, menekankan kembali perihal pentingnya kolaborasi antara generasi tua dan generasi muda karena dengan mewujudkan ikatan antara kedua generasi ini, maka tujuan kita bersama guna memajukan Ikana Bali dan Ikmapena Bali dapat tercapai.

“Melalui Kembara II Ikmapena Bali ini, solidaritas, partisipasi, dan kebersamaan dalam nuansa kekeluargaan mampu diwujudkan. Ikmapena Bali ke depannya mampu berjalan dengan lebih solid dan mandiri dalam bingkai semangat kekeluargaan. Inklusifitas, kolaborasi antara generasi senior dengan generasi muda-mudi dapat terjalin sehinga dapat kita wujud nyatakan dalam gerak langkah bersama untuk memajukan Ikmapena maupun Ikana,” katanya. *

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *