BAJAWA, FLORESPOS.net-Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank NTT berikan apresiasi yang tinggi kepada panitia liga pelajar Soeratin Cup U-17 Tahun 2023 di Kabupaten Ngada.

Alex Riwu Kaho mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada dan panitia Soeratin Cup Ngada yang telah menggunakan Aplikasi Qris Bank NTT bagi penonton yang ingin menyakiskan pertandingan sepak bola di Tsadion Lebijaga Bajawa.

Alex Riwu menggunakan Aplikasi Qris Bank NTT saat hendak menyaksikan pertandingan antara PSKK Kota Kupang VS Persami Maumere di Stadion Lebijaga Bajawa, Sabtu (28/10/2023).

Alex Riwu Kaho mengatakan Pemerintah Kabupaten Ngada dan panitia telah mengizinkan Bank NTT untuk terlibat dalam event piala Soeratin Cup U-17 Tahun 2023 di Bajawa.

Untuk mensukseskan penyelenggaraan tersebut kehadiran penonton Bank NTT memfasilitasi dan direkomendasikan oleh Bank Indonesia untuk semua sistem pembayaran guna mempermudah dan memperlancar pertandingan dengan menggunakan sistem digitalisasi.

Digitalisasi yang telah dikembangkan Bank NTT menjadi media untuk membantu penonton memenuhi kebutuhan tiket.

Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho (kiri)

“Info yang kami peroleh tadi pagi pendapatan dari tiket menggunakan sistem digitalisasi hari pertama telah mencapai empat puluhan juta,” ungkapnya.

Pendapatan ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan dari sisi tata kelola dalam memberikan sesuatu manfaat yang sangat luar biasa.

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Ngada telah melakukan langkah modernisasi bersama semua perangkat daerah yang terlibat di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ngada di mana semua potensi Pendapatan Asli Daerah dapat dioptimalkan guna mendapatkan hasil positif bagi pembangunan di Kabupaten Ngada.

Sesuai dengan arahan Menteri Keuangan Republik Indonesia, semua aset-aset pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk pendapatan daerah dapat digunakan sebagai salah satu sumber pendapatan asli Daerah dan ini telah dilakukan dengan baik di Kabupaten Ngada.

Harapannya, ini menjadi  contoh yang baik dan telah diterapkan di Kabupaten Ngada dapat diikuti oleh Kabupaten lainnya di NTT dalam memodernisasi sistem pembayaran yang lebih ramah, gampang dikenal dengan sistem digitalisasi Bank NTT.

Edukasi yang baik kepada masyarakat akan terus membangkitkan rasa percaya diri sebagai orang Indonesia dan mengikuti modernisasi yang dihadapi. *

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *