FLORESPOS.net-Bengkoang atau Pachyrhizus spp dikenal luas masyarakat Indonesia. Selain rujak, bengkoang juga nikmat bila dikonsumsi secara langsung.

Bengkoang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena aneka nutrisinya. Manfaat bengkoang ini mulai dari melancarkan pencernaan, menurunkan risiko kanker, hingga menjaga kesehatan jantung dan otak.

Kandungan Nutrisi Bengkoang

Melansir alodokter.com, bengkoang terkenal akan kandungan seratnya yang cukup melimpah.

Dalam setiap 100 gram bengkoang, terdapat sekitar 5 gram serat dan 40 kalori. Jumlah serat ini sudah setara dengan 10–15% dari kebutuhan serat harian orang dewasa.

Di samping serat, masih ada sejumlah nutrisi lain yang dimiliki bengkoang dan juga penting bagi kesehatan Anda.

Beberapa nutrisi yang terkandung dalam 100 gram bengkoang: Vitamin C 20 mg, Protein 0,7 gram, karbohodrat 8,8 gram, Kalsium 12 gram, Magnesium 12 gram, Kalium 200 mg, Fosfor 18 mg, Zinc 0,16 mg.

Selain beberapa nutrisi di atas, bengkoang juga mengandung vitamin A, vitamin B6, dan zat besi dalam jumlah yang sedikit.

Ragam Manfaat Bengkoang bagi Kesehatan

Beragam nutrisi yang telah disebutkan sebelumnya, membuat bengkoang baik untuk dikonsumsi sehari-hari:

1. Melancarkan Pencernaan

Salah satu manfaat bengkoang yang utama adalah melancarkan pencernaan. Pasalnya, serat pada bengkoang bisa membuat tinja lebih lunak dan mudah bergerak melalui saluran pencernaan.

Selain serat, nutrisi lain yang terkandung dalam bengkoang dan juga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan adalah air dan inulin.

Beberapa riset menyebutkan bahwa kandungan air, serat, dan inulin dapat membantu mencegah dan mengatasi sembelit.

Oleh karena itu, bengkoang bisa menjadi pilihan makanan untuk mengatasi sembelit yang rentan dialami oleh ibu hamil.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan serat di dalam bengkoang juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Asupan serat yang tercukupi dapat menghambat penyerapan dan mengurangi jumlah kolesterol, sehingga baik untuk mengatasi kolesterol tinggi.

Manfaat bengkoang terhadap penurunan kolesterol ini dapat mencegah terjadinya pembentukan plak atau penyumbatan pada pembuluh darah jantung (Aterosklerosis).

3. Mencegah Dehidrasi

Seperti yang telah dijelaskan di awal, bengkoang kaya akan kandungan air. Sekitar 85% bengkoang terdiri dari air.

Oleh karena itu, konsumsi bengkoang tak hanya dapat membuat Anda merasa kenyang, tapi juga mencegah Anda dari dehidrasi.

4. Menurunkan Risiko Kanker

Menurut penelitian, paparan radikal bebas dalam jumlah besar akan meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi kesehatan serius, seperti diabetes dan kanker.

Bengkoang mengandung antioksidan, seperti vitamin C, yang berperan menangkal paparan radikal bebas. Selain menangkal radikal bebas, kandungan vitamin C pada bengkoang juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat Anda tidak mudah sakit.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Meski dalam jumlah kecil, kandungan vitamin B6 dalam bengkoang ternyata memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

Vitamin ini mampu membantu otak dan saraf untuk bekerja lebih baik. Vitamin B6 juga membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mengubah protein menjadi energi.

Selain itu, kandungan serat dan karbohidrat kompleks dari bengkoang juga baik untuk menjaga kelancaran aliran darah pada otak.

6. Menurunkan Berat Badan

Jika tengah menjalankan program menurunkan berat badan, Anda dapat menambahkan bengkoang ke dalam menu diet Anda.

Pasalnya, kandungan kalori pada bengkoang tergolong relatif rendah, yaitu hanya sekitar 40 kalori dalam setiap 100 gramnya.

Dengan kandungan serat dan karbohidrat kompleksnya yang tinggi, bengkoang juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Efek ini membuat bengkoang dianggap baik untuk membantu menurunkan berat badan.

Selain beberapa manfaat di atas, bengkoang juga dipercaya mampu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah terjadinya resistensi insulin. Namun, manfaat bengkoang yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Bengkoang memang dapat dikonsumsi secara langsung tanpa perlu dimasak.

Namun, penting untuk diingat, pilihlah bengkoang dengan kualitas tinggi dan pastikan bengkoang telah dikupas dan dibersihkan dengan sempurna agar bersih dan aman untuk dikonsumsi.

Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter gizi agar Anda bisa mendapatkan arahan yang tepat jika ingin memasukkan bengkoang ke dalam menu sehari-hari. *

Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *