Oleh: RD. Donnie Migo

Sabtu, 21 Oktober 2023

(Sabtu dalam Pekan Biasa XXVIII)

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,

Perikop Injil Lukas pada hari ini (12:8-12) mengajak kita sekalian untuk merenungkan relasi kita dengan Roh Kudus.

Kadang kita sangat kuatir bagaimana bersaksi tentang iman kita dalam kehidupan sehari-hari. Padahal melalui sakramen pembaptisan kita telah menerima Roh Kudus.

Apakah kita sudah memohon bantuan Roh Kudus untuk datang dan mengajarkan kita apa yang harus kita katakan?

Lukas menggarisbawahi perkataan Tuhan Yesus: “Janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu, sebab saat itu Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kamu katakan” (Lukas 12:11b-12).

Dengan bersandar pada kekuatan Roh Kudus, kita sesungguhnya memiliki seorang penghibur yang mampu menyempurnakan apa yang telah kita pelajari dan apa yang telah kita imani.

Kehadiran Roh Kudus pada intinya adalah untuk mengajar. Di sini kata mengajar lebih pada pengertian bahwa Roh Kudus seperti seorang guru yang akan selalu hadir dalam setiap kesaksian kita, sebab dalam proses pengajaran, manusia membutuhkan waktu untuk memahami dan menerapkannya dalam hidup.

Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma menulis Abraham sebagai saksi iman yang selalu percaya dan berharap meskipun ia tidak mempunyai dasar untuk percaya.

Iman Abraham melayakkannya untuk mendapat pembelaan dari Allah. Tentu iman yang kuat tidak pernah terlepas dari peranan Roh Kudus dalam dirinya.

Marilah kita memohon hadirnya Roh Kudus untuk mengajar kita bagaimana bersaksi dalam perkataan dan perbuatan. Datanglah Roh Kudus, sinarilah hati hambamu ini…

RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA

Silahkan dishare :

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *