MBAY, FLORESPOS.net-Sebanyak 22 Club dari 38 pemilik club sepak bola di bawah naungan Askab PSSI Nagekeo menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Nagekeo tahun 2023.

KLB tersebut mengangkat Cluadya M Noviaty Teku Wio sebagai Ketua Askab PSSI Nagekeo. Kegiatan itu berlangsung aula kantor Polres Nagekeo lama, Sabtu (21/10/2023).

Rapat KLB dibuka langsung oleh Komisi disiplin Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT Lukman Hakim.

Inisiator KLB Kanisius Laking mengatakan agenda hari ini sudah sangat jelas. Dan kegiatan KLB ini telah melewati proses sesuai regulasi dari PSSI dan status dari PSSI dimana dalam salah satu point mengatakan bahwa apa bila organisasi sepak bola tidak dapat melakukan fungsi maka anggota yang tergabung dalam Organisasi dapat melakukan kongres.

“Saya kira tujuan kita berkumpul hari ini sudah sangat jelas dan kita telah melewati proses sesuai regulasi dari PSSI dan Status dari PSSI dimana dalam salah satu point mengatakan bahwa apa bila organisasi sepak bola tidak dapat melakukan fungsi maka anggota yang tergabung dalam Organisasi dapat melakukan kongres. Kita telah bersyurat kepada Asprov PSSI dan oleh pimpinan Asprov hari ini mengutus Lukman Hakim daribKomisi Disiplin Asprov untuk menghadiri KLB,” ujarnya.

Tidak Ada Tendensi Kebencian

Dikatakan Kanis kegiatan hari ini tidak ada tendensi kebencian maupun ambisi tapi pihaknya pendukung klub yang hadir dalam KLB semata-mata hanya untuk menyelamatkan sepakbola Nagekeo dimana Sepak bola Nagekeo 2 sampai  3 tahun ini gagal padahal masyarakat sangat antusias terhadap sepakbola.

Kanis menambahkan bahwa Persena selalu ikut dalam agenda Sepakbola yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI yang sebelumnya bernama Pengurus Daerah (Pengda) PSSI sejak tahun 2008 seperti Eltari Memorial Cub (ETMC) maupun Piala Soeratin di Daerah Persena Nagekeo berada dibawah naungan Pengurus Cabang (Pengca) PSSI.

Dalam perjalanan lanjut Kanis kerana  di keluarkannya aturan perubahan Nomenklatur Pengda maupun Pengcap menjadi Asprov dan Askab, pada tahun 2016 dilakukan Kongres I Askab PSSI Nagekeo dan memilih Kristianus Dua Wea, S.Fil sebagai Ketua Askab PSSI Nagekeo Periode 2016 s.d 2021.

Pada tahun 2021 dilakukan Kongres 2  Askab PSSI Nagekeo dengan Natalis Indrayub Mere Yua terpilih sebagai Ketua Askab periode 2021 s.d 2025.

“Dalam perjalanan kalau ada orang yang mengatakan persena itu ilegal maka orang itu kurang membaca reverensi. Seiring dengan perkembangan sepakbola ketika Pengurus Askab periode 2021 s.d 2023 yang sudah kita percayakan tidak membawa organisasi ini sesuai hasil Kongres 2021 maka saat ini kita perlu melakukan Kongres Luar Biasa untuk menjalankan sisa kepengurusan selama kurang lebih  2 tahun yaitu 2023 s.d 2025. Mengurus sepakbola tidak segampang apa yang diperkirakan banyak orang. Harapan kita kedepan kita karus berkomitmen untuk bagaimana membuat sepakbola Nagekeo ini maju,” Tegas Kanis.

Mewakili Kadis Pora Kabupaten Nagekeo Nagekeo Heribertus S. Lagho, mengatakan bahwa bahwa Pemerintah pasti hadir kalau diundang. Pemerintah melalui dinas teknis tidak memandang bulu, tidak membeda bedakan, karena melalui olahraga itu mampu membawa kita untuk dikenal oleh orang luar karena prestasi.

“Kami hanya dipesan oleh Bapak kadis untuk menyampaikan agar kita dapat melaksanakan konggres ini dengan baik. Sepakbola dari kita oleh kita dan untuk kita,” ujarnya.

Sementara Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT  Lukman Hakim mengatakan, bersyukur kepada Tuhan atas segala rahmatNya sehingga semua dapat hadir dalam satu niat yang sama yaitu menyelamatkan sepakbola di Nagekeo.

“Mudah-mudahan apa yang kita hasilkan mendapatkan Ridho dari Allah Subhanawataallah. Atas nama ketua Asprov NTT, dia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo baik secara kelompok maupun pribadi memberikan dukungan pada Asprov,” katanya.

Kata Lukman, “Kami hadir disini mewakili Asprov PSSI mendukung teman-teman semua menyelamatkan sepakbola Nagekeo. Saya yakin dan percaya bahwa sepakbola harus diurus orang-orang hebat. Sepakbola harus diurus dengan hati tidak boleh dengan cara-cara diluar itu.”

Kata Lukman, konggres luar biasa seperti apa yang disampaikan oleh inisiator yaitu dalam pemilihan kepengurusan nanti tidak boleh ada pengkotak-kotakan. Kalau memang secara aklamasi semua tergantung dari mekanisme.

“Kita selamatkan sepakbola Nagekeo, kita urus dengan hati, kita urus dengan pikiran-pikiran yang baik. Mari kita satu hati bahwa hari ini momentum yang bermartabat untuk membawa sepakbola Nagekeo yang luar biasa baik usia 15, 17 dan 23 tahun,” kata Lukman.

Adapun kepengurusan Askab PSSI Kabupaten Nageke yang dipilih secara aklamasi periode 2023-2025, Ketua Askab PSSI Kabupaten Nagekeo Cluadya M Noviaty Teku Wio, Wakil Ketua Alfred Tete, Exco Askab PSSI Nagekeo, yakni Ino Jago, Kanisisus Laking, Charles Jupa, Muhammad Dedi Ingga dan Oswaldus Kili.

Hadir dalam rapat KLB, Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT Lukman Hakim, Pabung 1625/Ngada Letda Inf Adam Natal, Kepala bidang sarpras mewakili Kadis Pora Kabupaten Nagekeo Heribertus S. Lagho, Ketua Panitia Kongres Luar biasa Askab PSSI Kabupaten Nagekeo tahun 2023 Carles Jupa, Kasubid Kewaspadaan Nasional Kantor Kesbangpol Kabupaten Nagekeo Emanuel Meko, dan utusan 23 club dibawah Askab masing-masing 1 orang. *

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *