RUTENG, FLORESPOS.net-Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTT menggelar Bimtek pemulihan dan transformasi pendidikan melalui penguatan literasi bagi para guru di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Bimtek bagi para guru dipusatkan di Hotel Dahlia Ruteng, Selasa (17/10/2023) dibuka Kadis Pendidikan Frans Gero didampingi para petinggi dari BPMP Provinsi, para petinggi Dinas Pendidikan Manggarai, dan panitia yang mengurus Bimtek selama empat hari (17-20/10/2023) itu.

Menurut Pejabat yang mewakili Kepala BPMP Provinsi NTT, Arifin, dirinya tidak perlu terlalu banyak bicara pada momen pembukaan ini karena cukup banyak soal yang dibicarakan Kadis Pendidikan Manggarai tentang kondisi pendidikan, terutama di daerah ini pasca Covid.

“Untuk literasi dan numerasi naik butuh proses. Yang kita lakukan sekarang berproses agar kualitas pembelajaran naik sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Dikatakan, kegiatan pemulihan harus banyak dan terus menerus dilakukan karena dalam dua tahun selama Covid vakum aneka kegiatan pembelajaran seperti yang diinginkan.

Untuk itu memang diperlukan komitmen semua unsur di satuan pendidikan dalam mewujudkan program atau kebijakan untuk merdeka belajar.

Komitmen itu sangat menentukan terjadi pemulihan dan transformasi pendidikan seperti diharapkan.

Menurutnya, Bimtek ini diharapkan diikuti dengan baik dan serius. Semua materi telah dikemas dengan baik oleh para fasilitator yang pastinya menyenangkan.

Sedangkan Panitia Kegiatan Stefanus mengatakan, Bimtek sengaja diprogramkan dan dilaksanakan di pelbagai daerah di seluruh NTT.

“Kegiatan diatur per region agar lebih terarah dan fokus. Untuk region di Ruteng ini, pesertanya guru dari Manggarai dan Matim,” katanya.

Latar belakang diadakan Bimtek pemulihan ini, demikian Stefanus, karena berkaca dari data turunnya nilai pada literasi dan numerasi pada satuan pendidikan belakangan ini.

Sebabnya, selama dua tahun pembelajaran tidak berjalan dengan baik akibat Covid-19. Apa yang dilakukan ini upaya untuk mengembalikan lagi keadaan itu agar terwujud perubahan dan peningkatan kualitas seperti yang diharapkan. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *