BORONG, FLORESPOS.net-Obyek wisata Tiwu Cewe yang berada di Kampung Bawe, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, belum banyak yang tahu.

Obyek wisata alam yang eksotis ini baru dikenal warga yang ada di sekitar tempat wisata tersebut.

Martinus Tunsi, warga Haju Wangi kepada Florespos.net Minggu, (1/10/2023) di  kampung Bawe mengatakan, obyek wisata Tiwu Cewe sangat indah namun belum disentuh untuk bisa dijadikan obyek wisata.

Alam sekitar wisata sangat mendukung dengan air danau yang sangat jernih, goa alam dengan bentang tebing batu yang sangat cocok untuk pencinta alam

Tunsi mengatakan, obyek wisata alam Danau Tiwu Cewe sangat menarik apalagi berada dekat dengan kali wae Togong salah satu kali terbesar di Manggarai Timur.

Saat ini obyek wisata Tiwu Cewe belum dikelola dan ditata dengan baik.

“Harapan kami pemerintah bisa memperhatikan obyek wisata ini,” katanya.

Staf Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur, Albertus Jehamin yang dihubungi Florespos.net Senin, (2/10/2013) mengatakan, pihaknya sudah melihat objek wisata Tiwu Cewe.

Dinas Pariwisata beberapa waktu lalu telah melakukan survei dengan badan Geologi Kementerian ESDM.

Albertus mengatakan, survey Tiwu Cewe sebagai bagian dari evaluasi Kawasan Cagar Alam Geologi di Kabupaten Manggarai Timur.

Survey  bersama Tim Badan Geologi Kementrian ESDM RI. Evaluasi dilakukan untuk percepatan Penyusunan Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi pada Geopark Manggarai.

“Oh ya, bagi wisatawan yang ingin melihat objek wisata Tiwu Cewe di Desa Haju Wangi bisa datang dari  Dampek, Ibu Kota Kecamatan Lamba Leda Utara. Untuk sampai ke Danau Tiwu Cewe bisa ditempuh dalam waktu sekitar 35 menit melalui jalan yang sudah dihotmix,” katanya.

Kendaraan roda dua dan empat bisa langsung parkir di parkiran obyek wisata tersebut. Daya tarik tempat tersebut beragam.

Termasuk alam kali Wae Togong sebelum masuk ke Kampung Bawe, hamparan sawah yang ditemui di beberapa lokasi.

Selain menikmati pesona air jernih danau, di sana pengunjung juga bisa menyaksikan ukiran goa alam yang berada sekitar 20 meter dari danau berukuran diameter 30 meter itu.

Ada pula bentangan tebing batu membentuk garis panjang yang sangat cocok bagi pencinta panjat tebing.*

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *