RUTENG, FLORESPOS.net-Pater Ernest Waser, SVD begitu melekat dengan lembaga pendidikan yang didirikannya SMPK-SMAK St. Klaus Kuwu, Kabupaten Manggarai, NTT, selama 40 tahun (1983-2023).

Karya Pater Waser itu bagi Keuskupan Ruteng yang membawai Kabupaten Manggarai, Mabar, dan Manggarai, sangat besar dalam mendidik generasi masa depan sehingga tidak berlebihan bila digelar sebagai pahlawan kemanusiaan.

Uskup Ruteng, Mgr. Sipri Hormat melalui Vikjen Rm. Alfons Segar Pr, pada puncak Pancawindu SMPK-SMAK St. Klaus-Kuwu, Jumat (29/9/2023) mengatakan, jasa Pater Waser yang meninggal dunia bulan lalu itu, amat terasa, tidak saja pada alumni, juga Keuskupan Ruteng.

“Pater Waser wariskan nilai luhur, dan nilai kemanusiaan. Yang ditanamnya telah ada hasilnya,” katanya.

Pater Waser bagi Keuskupan Ruteng adalah seorang pahlawan kemanusiaan yang menyiapkan generasi masa depan berpendidikan, berilmu, dan beriman.

Menurutnya, semua tahu dan merasakan sentuhan tangan Pater Waser, terutama bagi anak didik, para guru, dan karyawan SMPK-SMAK St. Klaus ini.

Momen besar ini, kiranya dimanfaatkan juga untuk melakukan refleksi dan evaluasi tentang bagaimana ke depan dua lembaga pendidikan ini.

Satu harapan yang pasti, dua lembaga yang ada harus menjadi lebih baik dan berkualitas. Tetap unggul, kompetitif, kreatif, berkarakter, dan berprestasi.

Sedangkan Ketua Yayasan Ernesto, Rm. Fidelis Den, Pr, menegaskan, dalam semangat Pater Waser baik Yayasan, dua lembaga pendidikan, dan para alumni pasti akan terus mencari lebih jauh mutiara-mutiara sehingga lembaga pendidikan yang ada nantinya  unggul, bernas, berprestasi, beretika, dan beriman.

“Untuk bisa wujudkan itu, tentu kami tidak sendiri, melainkan bersama banyak elemen lain, terutama para alumni,” katanya.

Hal senada disampaikan Ferdy Seriang yang mewakili alumni SMPK-SMAK St. Klaus-Kuwu.

Menurutnya, alumni sudah pasti tetap dan terus berkontribusi untuk mengembangkan lembaga pendidikan yang telah dimulai oleh Pater Waser 40 tahun lalu.

“Selama ini alumni cukup terlibat untuk menyukseskan Pancawindu. Ke depan, kita harus kerja kolaborasi,” katanya.

Dikatakan, alumini sudah mempunyai wadah berupa Yayasan Bakti Pendidikan Pater Waser. Dengan itu, alumni siap bekerja sama yang ditandai dengan adanya tanda tangan MoU sekarang ini. Alumni siap memperkuat Almamaternya. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor; Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *