JAKARTA, FLORESPOS.net-Kualitas tidur yang baik berdampak pada kesehatan seseorang. Sayangnya, cukup sulit mendapat kualitas tidur yang cukup. Jika ingin tercapai, bisa mulai konsumsi 5 makanan ini.

Tidur berkualitas didambakan orang dewasa. Pasalnya, tidur yang kurang bisa berdampak buruk bagi kesehatan, membuat seseorang sulit fokus dalam bekerja hingga memperburuk suasana hati.

Sebaliknya, kualitas tidur yang cukup berdampak positif bagi kesehatan. Mulai dari meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, suasana hati, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sayangnya, tidak semua orang dewasa memiliki kualitas tidur seperti itu. Faktor stress, kebiasaan tidur yang buruk, jadwal tidur yang tidak teratur, hingga konsumsi minuman atau makanan berkafein menjadi penyebab tidur kurang berkualitas.

Namun, tenang saja, kualitas tidur yang baik tetap bisa dicapai dengan konsumsi makanan sehat. Ahli dari SleepSeeker, Kora Habinakova menjelaskan beberapa makanan dan minuman yang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.

Merangkum The Sun, berikut 5 daftar makanannya sebagaimana dikutip dari detik.com:

1. Ikan Berlemak

Ikan berlemak atau fatty fish merupakan salah satu makanan yang direkomendasikan. Kora menyebut, memasukkan ikan salmon atau tuna ke dalam menu makan malam adalah cara mudah untuk meningkatkan asupan vitamin D.

Sebab, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan tidur dan kesulitan tidur. Selain berusaha meluangkan waktu untuk tidur, Kora juga menyarankan untuk meningkatkan jumlah makanan kaya vitamin D. Pola makan yang dijaga juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Jenis-jenis ikan berlemak yang bisa dikonsumsi, mulai dari ikan salmon, tuna, dan mackerel.

2. Teh Herbal

Teh Oolong dan Chamomile. Teh oolong memiliki kandungan kafein yang sedang, satu cangkir teh oolong (240 ml) mengandung sekitar 37-55 mg kafein.

Sementara teh chamomile biasanya dikonsumsi sebagai minuman yang menenangkan, namun juga mengandung kafein meski dalam jumlah kecil. Satu cangkir teh chamomile (240 ml) mengandung sekitar 2 mg kafein.

Teh herbal juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Ahli ini menyarankan untuk mengganti minuman kopi menjadi teh herbal, seperti chamomile. Selain menenangkan, teh chamomile juga memiliki zat yang dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Teh chamomile membantu mengurangi kecemasan yang pada gilirannya bisa membuat tidur lebih nyenyak. Kora juga menjelaskan, teh chamomile mengandung antioksidan yang dapat mengurangi masalah insomnia.

3. Madu

Madu merupakan makanan herbal yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Kora menyarankan menambah sedikit madu pada camilan sore atau malam.

Madu juga bisa dijadikan pemanis alami pada teh atau campuran makanan sehat lainnya. Secara khusus, madu dapat memberikan manfaat baik untuk tidur.

Kora juga menyebut madu mengandung gula glukosa yang dapat menurunkan kadar orexin otak, yaitu suatu neuropeptida yang mengatur kewaspadaan.

4. Kacang-kacangan

Ahli ini juga merekomendasikan makan kacang-kacangan, seperti kenari dan pistachio. Kacang-kacangan seperti ini tinggi vitamin dan mineral. Makanan ini juga kaya akan melatonin.

Melatonin merupakan hormon yang berperan penting dalam mengatur jam tidur, terutama dalam memberi sinyal pada tubuh terkait kapan harus tidur, lapor glints.com.

Karena tingginya tingkat melatonin, makan segenggam kacang sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

5. Sayuran Hijau

Cara menyimpan sayuran agar awet tahan lamaSayuran menjadi makanan yang cocok untuk makan malam sebelum tidur.

Sayuran hijau tidak hanya cocok dikonsumsi saat sarapan atau makan siang, tetapi juga cocok saat makan malam sebelum tidur. Sayuran hijau yang bisa dikonsumsi, seperti bayam, kacang panjang, sawi hijau, hingga selada tinggi magnesium.

Sayuran hijau juga mengandung banyak serat, vitamin, dan kalsium yang mampu mengatasi gangguan tidur dengan memicu rasa kantuk.

Sayuran ini bisa diolah menjadi salad sehat yang lebih nikmat. Kamu juga bisa mengolahnya menjadi jus, yang dicampur dengan buah-buahan segar lainnya, seperti kiwi dan pisang. *

Editor: Wentho Eliando

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *