LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pembangunan dan pengembangan pariwisata harus berkelanjutan sehingga muara akhirnya dapat mensejahterakan terutama bagi masyarakat di sekitar kawasan pariwisata itu.

Artinya, pembangunan dan pengembangannya tidak berhenti saat atau sampai pada penghargaan dan piagam lalu dibiarkan masyarakat itu berkembang sendiri tanpa sentuhan kreatif dan inovasi berkelanjutan.

“Kita punya potensi pariwisata luar biasa. Salah satunya, adat, tradisi dan budaya masyarakat adat Lewokluok. Masyarakat harus sejahtera dan bermartabat melalui pariwisata,” kata Lukman Riberu, Senin (18/9/2023) malam.

Saat itu, Lukman Riberu menyapa masyarakat adat Desa Lewokluok di Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bersama masyarakat adat setempat, Lukman Riberu berdiskusi dan dialog banyak hal untuk Kabupaten Flores Timur yang sejahtera dan bermartabat.

Lukman didampingi Tim LaZkar Ribu Ratu juga politisi Flores Timur, Rofinus Geroda Ola, Paulus da Costa, dan Lambert Kumanireng, Korwil LaZkar Riberu Kecamatan Demon Pagong, Kecamatan Titehena dan Kecamatan Wulanggitang.

Mereka bicara banyak hal soal tentang pembangunan, visi-misi, dan program-program yang semuanya bermuara pada menuju Flores Timur yang sejahtera dan bermartabat.

Dihadapan ribu ratu masyarakat Desa Lewokluok, Lukman Riberu kembali menegaskan diri maju sebagai bakal calon Bupati Flores Timur periode 2024-2029 melalui jalur independen.

Lukman Riberu yang memilih berpasangan dengan Zakarias Paun sebagai bakal calon wakil bupati itu diterima oleh masyarakat setempat dengan sangat antusias.

Diskusi dan dialog itu berlangsung sekitar empat jam lebih, namun terasa begitu singkat. Masyarakat antusias mengajukan pertanyaan, pernyataan dan memberi usul saran kepada Lukman Riberu.

Salah satu hal yang terungkap dalam dialog itu, yakni mengenai Desa Lewokluok yang pernah meraih terbaik pertama kategori Kampung Adat dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award Tahun 2021 lalu.

Masyarakat adat mengakui, dampak API Award tahun 2021 itu sangat besar. Tetapi mereka masih membutuhkan sentuhan dan dukungan sarana prasana pariwisata seperti homestay.

Mereka meminta, kelak dipercayakan memimpin Flores Timur, Lukman Riberu harus bisa intervensi riil membangun homestay di desa wisata tersebut.

“Kita tidak bisa berhenti hanya sampai di dapat penghargaan, tapi harus berkelanjutan. Tentu perlu intervensi, pendampingan dan berkesinambungan. Ada, dalam visi dan misi Flores Timur sejahtera dan bermartabat,” kata Lukman Riberu, menjawab hal itu.

Lukman juga mengaku berkontribusi terhadap Desa Wisata Lewokluok dalam ajang API Award tahun 2021.

Dia menyebutkan, dirinya membantu memberikan pulsa untuk mendukung vote pada orang muda Lewokluok.

“Anak-anak muda di sini tahu soal ini. Sebenarnya saya tidak pernah omong soal ini. Tapi saya omong biar yang lain juga tahu. Saya bantu pulsa vote/suara dukungan Desa Wisata Lewokluok pada ajang itu,” ungkap Lukman.

Lukman mengajak masyarakat adat Desa Lewokluok menjadi pemilih cerdas pada Pemilu dan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur 2024.

“Jadilah pemilih cerdas pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Jangan jadi pemilih tradisional, apalagi transaksional. Masa depan dan perubahan Flores Timur ada ditangani kita dalam menentukan pilihan,” tutupnya.

Senada disampaikan politisi Flores Timur, Rofinus Geroda Ola. Dia menandaskan, Flores Timur membutuhkan perubahan yang signifikan.

Setiap lima tahun, kata dia, ada pergantian Bupati dan Wakil Bupati, tetapi hingga saat ini Kabupaten Flores Timur tidak mengalami perubahan signifikan.

“Kantor Bupati kita dari dulu sama saja. Rujab kita juga sama saja. Tidak ada perubahan. Flores Timur ini tidak berubah, jalan di tempat, jauh tertinggal dari kabupaten lain di daratan Flores, apalagi Kabupaten Lembata.”

“Masyarakat rindu perubahan dan kita butuh pemimpin yang berani, cerdas, dan punya pengalaman ekstra. Kita butuh pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya seperti pak Lukman dan pak Zakarias,” kata Rofin Geroda.

Disaksikan Florespos.net, usai diskusi dan dialog, masyarakat adat Desa Lewokluok spontan mengumpulkan KTP untuk dicopi oleh Tim Sekretariat LaZkar Ribu Ratu.

Mereka sangat antusias memberi dukungan bagi Lukman Riberu dan Zakarias Paun maju calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2024-2029. *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

1 Komentar

  1. pemaparan gagasan yang baik ini semoga terus bergema keseluruh pelososk lewotanah, dan bukan hanya diucapakan pada saat menjelang tahun pemilu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *