RUTENG, FLORESPOS.net-Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh memprakarsai kegiatan ‘Ngopi Bareng’ dengan para wartawan yang bekerja di Manggarai bertempat Hotel dan Restoran Springhill, Ruteng, Kamis (21/9/2023) sore.

Dalam momen tersebut, Kapolres Edwin mengajak para pelaku media untuk bekerja profesional sehingga berkontribusi positif untuk pembangunan di Manggarai.

“Yang bangun daerah ini, banyak elemen. Wartawan ada di dalamnya. Wartawan punya peran tersendiri dalam mengawasi pembangunan dan proyek-proyek yang sedang dilaksanakan,”katanya.

Dalam urusan dengan proyek-proyek, demikian Kapolres Edwin, banyak soal juga seperti banyak dipublikasikan. Ada soal material galian C, soal mutu dan kualitas.

Dikatakan, kondisi lapangan memang banyak kekurangan-kekurangan. Ketika terus disoroti secara negatif, maka bisa saja mengganggu dan bahkan menghambat proses kerja yang ada.

Dalam konteks itu, lanjut Kapolres Edwin, kalangan media mesti bijak juga dalam mempublikasikan. Bijak demi daerah ini dan bukan untuk siapa-siapa.

Menurutnya, pengawasan media dan publik atas pelaksanaan pembangunan itu harus. Titik simpul dari pengawasan itu adalah para pelaksana pembangunan bekerja sesuai dengan aturan yang ada.

“Yang kurang atau belum bagus, tentu harus diperbaiki. Golnya di situ dari semua kontrol yang dilakukan, ” katanya.

Kepada para wartawan, Kapolres Edwin meminta untuk bersama-sama mendukung pembangunan yang sedang dilaksanakan. Publikasinya diharapkan memberi energi positif guna mendukung kemajuan pembangunan di Manggarai ini.

Dalam waktu diskusi, para wartawan umumnya mengapresiasi prakarsa Kapolres atas kegiatan tersebut sebagai upaya mengkolaborasi pelbagai elemen dalam membangun Manggarai.

Pantauan wartawan ketika itu, Kapolres Edwin tampak didampingi Kadis PU Manggarai Lambert Paput. Tetapi, Kadis Lambert saat itu tidak memberikan respons apapun atas diskusi itu baik atas penyampaian Kapolres maupun para wartawan.

Wartawan Jo Kenaru mengatakan, tugas wartawan adalah memberitakan apa saja yang terjadi di daerah ini. Kode etiknya semua wartawan tahu.

“Saya prinsipnya kerja profesional. Pengawasan tetap harus jalan,” katanya.*

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *