LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini membuka seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda).

Proses seleksi jabatan itu sudah mesti dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini, Sekda Flores Timur masih dijabat oleh seorang penjabat.

Proses seleksi sudah dibuka Pemda Flores Timur sejak pekan lalu, tepatnya dari tanggal 12 sampai 16 September 2023. Namun diperpanjang karena jumlah pelamar belum memenuhi syarat lebih dari tiga orang.

Di tengah hiruk pikuknya pelaksanaan seleksi Sekda, ada empat organisasi perangkat daerah (OPD) dan dua asisten masih lowong tanpa pimpinan definitif.

Ada OPD yang sudah lebih dari satu tahun, dan bahkan ada juga yang sudah dua tahun tanpa pimpinan definitif alias masih dijabat seorang pelaksana tugas (Plt).

Empat OPD dimaksud, yakni Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Keuangan Daerah (BKD), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD).

Dan dua asisten dimaksud, yakni Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dan Asisten Bidang Administrasi Umum Pemda Flores Timur.

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Flores Timur, Rufus Koda Teluma membenarkan hal itu.

Dia mengatakan saat ini, pihaknya sedang melaksanakan proses seleksi jabatan Sekda Flores Timur. Seleksi itu dibuka untuk umum dalam wilayah Provinsi NTT.

Menurut dia, proses seleksi sudah dibuka dari tanggal 12 sampai tanggal 16 September 2023.

Dalam perjalanan, kata dia, sampai batas waktu yang ditentukan Panitia Seleksi (Pansel), jumlah yang melamar belum memenuhi syarat, yakni harus lebih dari tiga orang.

Sehingga, kata Rufus diperpanjang tiga hari dari tanggal 17 sampai tanggal 21 September 2023.

“Sampai dengan hari ini sudah ada 4 orang yang mendaftar. Besok, Jumat akan diumumkan hasil seleksi administrasi dari 4 orang pelamar ini,” kata dia di ruang kerjanya, Kamis (21/9/2023).

Rufus berani menyebut jumlah pejabat yang melamar mengikuti seleksi, tetapi dia tidak berani menyebutkan nama-nama pelamar.

Dia punya alasan sendiri. Menurut dia, bukan kewengangannya untuk mengumumkan nama-nama pelamar ke publik, tetapi itu kewenangan Pansel.

“Soal nama-nama bukan kewenangan kami. Nanti Pansel saja yang umumkan. Intinya, sampai hari ini ada 4 orang yang melamar,” kata Rufus.

Rufus mengatakan, Pansel Sekda Flores Timur berjumlah lima orang dan semuanya berasal dari provinsi.

Dia menyebut, Ketua merangkap Anggota Pansel, yakni Kepala BKD Provinsi NTT, Sekretaris merangkap Anggota Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, dan tiga orang Anggota berasal dari kalangan akademisi, juga dari provinsi.

Sementara terkait empat pimpinan OPD dan dua asisten yang masih lowong, Rufus mengatakan, pihaknya akan melakukan seleksi yang sama setelah ada Sekda sudah definitif.

Informasi yang beredar menyebutkan, bahwa sudah ada 4 orang pejabat eselon pada lingkup Pemda Flores Timur yang melamar mengikuti seleksi Sekda.

Mereka, adalah Apolonia Corebima (Kepala Bappelitbangda Flores Timur), Petrus Pedo Maran (Penjabat Sekda Flores Timur), Benediktus Herin (Kepala Dinas Sosial Flores Timur) dan Siprianus Sina Riten (Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Flores Timur). *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

1 Komentar

  1. Persiapan pemerintah dalam menata formasi birokrasi pada Kabupaten Flores Timur kian santer. Ada 4 OPD yang masih lowong dan 2 asisten. Lagi-lagi ini adalah “jabatan politik” maka menjelang tahun politik pasti ada kalkulasi politik, transakasi dibalik layar demi menguatkan eksistensi kekuasaan. walaupun mungkin dengan aksi seperti itu tapi punya satu tujuan : MEMBANGUN LEWOTANAH YANG BAIK DAN BERMARTABAT. ( beda cara tapi stu tujuan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *