MBAY, FLORESPOS.net -Jembatan Wakasa Menuju  rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo dan trans Mbay-Maumere yang terletak di wilayah Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Ngaekeo, Provinsi NTT, nyaris putus setelah hujan deras pada tahun 2018 lalu. Ironisnya, hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah Provinsi NTT.

Bagian sisi kiri dan kanan jembatan mengalami abrasi usai diterjang banjir. Bukan hanya itu, permukaan jembatan juga sudah berlubang besar. Jika tidak diperbaiki segera, bukan tidak mungkin kerusakan jembatan ini akan bertambah parah bahkan membuat akses ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo dan jalan Trans Utara Flores akan lumpuh total.

Terkait Jembatan Wakasa tersebut, Kepala Dinas PUPR Nagekeo, Bernard Dinus Fansiena, angkat bicara. Ia mengatakan bahwa terkait Jembatan Wakasa  merupakan tanggungjawab Dinas PUPR Provinsi NTT. Pihaknya hanya sebatas komunikasikan saja.

“Terkait jembatan itu saya sudah berulangkali temui Dinas PUPR Provinsi NTT. Bahkan sudah temui pak Gubenur NTT. Namun sampai saat ini belum juga di perbaiki,” kata Kepala Dinas PUPR Nagekeo, Bernard Dinus Fansiena saat ditemui Florespos.net di ruang kerjanya, Senin (12/12/2022) siang.

Menurut Fansiena, Jembatan wakasa sudah dua kali dilelang bahwa lelang pertama sudah pada tahap tanda tangan kontrak, namun karena ada refocusing anggaran saat Covid-19 akhirnya di batalkan. Dan kedua sudah lelang namun dibatalkan lagi. Terkait pembatalan itu pihaknya tidak tahu.

“Lelang kedua dibatalkan lagi itu saya tidak tahu sebab akibatnya,” ujarnya.

Dia berharap semoga di tahun 2023 ada pekerjaan jembatan tersebut. Sebab tidak segera di atasi maka akses menuju RSD Aeramo dan trans Mbay-Maumere akan lumpuh total.*

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Anton Harus

Silahkan dishare :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *