DPRD Ende Pertanyakan Komitmen Satker PJN IV Benahi 2 Drainase Dalam Kota
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 24 Sep 2021, 20:11:12 WIB Nusa Bunga
DPRD Ende Pertanyakan Komitmen  Satker PJN IV Benahi 2  Drainase Dalam Kota

Ketua dan sekretaris komisi II DPRD Ende datangi kantor Satker PJN IV wilayah Flores, Jumat (24/9/2021).


Ende, Florespos.net - Komisi II DPRD Ende kembali mempertanyakan komitmen dan janji dari Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional ( PJN)  IV wilayah Flores  terkait pembenahan dan perbaikan drainase di jalan Achmad Yani dan jalan Gatot Soebroto kota Ende yang menjadi kewenangannya. Saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama  komisi II DPRD Ende tahun lalu  Satker PJN IV telah menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan tetapi hingga saat ini belum dikerjakan. 

"Kita pernah pertemuan dan Satker PJN IV punya komitmen memperbaiki drainase jalan Achmad Yani dan Gatot Soebroto yang menjadi kewenangan dan tanggung jawab Satker. Kami datang ke sini mau meminta penjelasan sejauh mana progres dari komitmen  itu. Dua jalur  itu selalu dilanda banjir saat hujan dan dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat maka kita perlu mencari solusi bersama". 

Kata Ketua Komisi II DPRD Ende, Yulius Cesar Nonga saat mendatangi kantor  Satker PJN IV Wilayah Flores, Jumat (24/9/2021). Yulius bersama sekretaris komisi II DPRD Ende, Yani Kota bertemu PPK 4.2, Gusti Atmawinata  dan dua asisten mewakili Kasatker  PJN IV, Nino Sutrisno.

Baca Lainnya :

Yulius mengatakan bahwa kondisi banjir yang terjadi di dua jalan  ini mesti segera dicarikan solusi karena terjadi setiap saat hujan turun. Dikatakannya saat ini pemerintah tidak lagi saling menyalahkan tetapi segera dilakukan penanganan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 

"Kita tidak lagi mencari alasan pembenaran atau saling menyalahkan dan saat ini yang paling penting  itu adalah upaya penanganan. Kita mau cek komitmen dari Satker PJN IV untuk benahi dua drainase ini sudah sejauh mana karena saat ini masyarakat sudah sengsara merasakan dampak dari banjir," katanya.

Yulius menambahkan bahwa anggaran penanganan jalan  nasional  itu ada setiap tahun namun  tidak pernah melakukan pembenahan drainase dalam kota. Satker PJN IV wilayah Flores jangan hanya fokus jalan dan drainase  luar kota tetapi benahi juga drainase dalam kota  termasuk di depan kantor Satker.

" Tahun 2022 itu harus pasti dan  jangan janji lagi. Nanti kita sama-sama ke Balai untuk meminta pembenahan dua drainase dalam kota. Jangan hanya fokus di luar kota tetapi lihat juga dengan masalah yang ada di depan mata dalam kota," katanya.

Mewakili Kasatker PJN IV wilayah Flores, PPK 4.2, Gusti Atmawinata mengatakan bahwa pihaknya sudah mengusulkan anggaran ke Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) NTT tahun lalu namun belum direalisasikan karena sebagian anggaran recofusing. Dikatakannya bahwa pada tahun  ini Satker kembali mengusulkan atau mengajukan dan mengharapkan bisa dijawab pada tahun 2022. 

"Kita sudah ajukan lagi dan mudah-mudahan bisa dijawab tahun 2022 karena pembagunan seperti ini mesti melalui proses usulan," katanya. 

Gusti menambahkan bahwa meskipun dua drainase itu ditangani oleh Satker namun tetap menjadi aset daerah maka setelah diperbaiki akan dikembalikan ke daerah. 

"Kita hanya kerjakan saja  dan setelah itu serahkan kepada daerah karena dua drainase itu adalah aset daerah," katanya.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment