Diduga Gelapkan Uang Kompensasi Sutet, Dua Warga Watuapi Diamankan Polisi
Penulis Arto Togo/ Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 10 Sep 2021, 13:52:17 WIB Hukum
Diduga Gelapkan Uang Kompensasi Sutet, Dua Warga Watuapi Diamankan Polisi

Jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Kabupaten Nagekeo.


Mbay, Florespos.net - Dua warga Watuapi Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, tersandung kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan kompensasi lahan terdampak pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Warga Watuapi yang menjadi tersangka tersebut berinisial MB (69) dan YR (39). 

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Iptu Rifai dalam konferensi pers Rabu (8/9/2021).

Baca Lainnya :

Kata Iptu Rifai, sejauh ini perkembangan kasus tersebut Penyidik Polres Nagekeo sudah melakukan sidik dan dua orang diduga sebagai pelaku telah ditingkatkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

"Dua orang tersebut dari hasil penyelidikan ditemukan sejumlah uang dan telah dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka yang ditetapkan sejak (7/9/2021)," terangnya.

Iptu Rifai mengaku, saat ini Satreskrim Polres Nagekeo sudah melakukan penyitaan dan penggeledahan barang bukti untuk mendukung memperlancar proses pemeriksaan.

"Polisi menyita barang bukti berupa uang atau dana yang masih tersimpan di dalam rekening yang bersangkutan dan rumah yang dibangun menggunakan uang dari hasil kejahatan. Uang yang kita amankan dalam kasus tersebut kurang lebih Rp400 juta," ujar Iptu Rifai.

Dikatakan lagi, kedua orang tersangka saat ini sedang diperiksa Satreskrim Polres Nagekeo dan juga untuk mempermudah proses pemeriksaan agar tidak menghilangi satu dugaan barang bukti, Satreskrim Polres Nagekeo juga telah melakukan penahanan terhadap dua orang pelaku tersebut.

"Atas perbuatan kedua orang pelaku ini maka dikenakan pasal 372 KUHP dan pasal 378 KUHP dengan ancaman kurungan dan lebih 4 tahun," jelasnya.

Pantauan wartawan polisi memperlihatkan sejumlah barang bukti dalam  konferensi pers di Mapolres Nagekeo tersebut.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment