Covid-19 Meningkat, Kadis PKO Sikka Tunda Pelaksanaan KBM Tatap Muka
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 08 Jul 2021, 16:45:16 WIB Pendidikan
Covid-19 Meningkat, Kadis PKO Sikka Tunda  Pelaksanaan KBM Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Mayella da Cunha, S.Sos. (foto istimewa).


Maumere, Florespos.net - Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan  Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka menunda pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Sikka yang semula dijadwalkan mulai masuk KBM tanggal 12

Juli 2021 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah penundaan dilakukan menyusul adanya fakta peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten Sikka yang melonjak drastis dalam sepekan terakhir.

Penundaan KBM ini tertuang dalam Surat yang dikeluarkan Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Mayella da Cunha, S.Sos tertanggal 7 Juli 2021.

Baca Lainnya :

 Surat berperihal “Penundaan Awal Masuk Tahun Pelajaran  2021/2022 ini ditujukan kepada Kepala TK/RA/PAUD.SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Sikka.

Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha menjelaskan  bahwa penundaan awal masuk KBM ini dilakukan setelah memperhatikan Surat Edaran Bupati Sikka, Nomor: Satgas 281/C-19/VI/2021 tertanggal 28 Juni 2021 tentang Penegakkan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dan meningkatnya kasus Covid-19 wilayah Kabupaten Sikka.

“Atas dasar itu Dinas PKO menunda KBM yang rencana awal masuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru pada tanggal 12 Juli  2021 ditunda sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut,” katanya.

Siapkan Strategi

Kadis Mayella da Cunha yang dihubungi media ini, Kamis (8/7/2021) menegaskan bahwa dengan dikeluarkannya surat edaran ini maka KBM dalam bentuk tatap muka belum dapat dilaksanakan.

“Dengan penundaan masuk tahun ajaran baru ini, berarti BM dalam bentuk tatap muka  belum dapat kita laksanakan,” tegasnya.

Kadis Mayella da Cunha  menambahkan bahwa instansi yang dipimpinnya juga telah menyiapkan strategi KBM Tatap Muka selama masa pandemi Covid-19  untuk diterapkan  mulai  TK/RA/PAUD, SD/MI hingga SMP/MTs se-Kabupaten Sikka.

“Kami sudah menyiapkan strategi pembelajaran Tatap Muka di era pandemic covid-19 ini. Dalam strategi pembelajaran yang pada saatnya akan kami umumkan, akan diatur model pembelajaran tatap muka seperti penerapan shift sehingga jumlah siswa yang mengikuti KBM Tatap Muka sesuai prokes covid-19,” kata Mantan Camat Waigete ini.

Kasus Terus Meningkat

Sementara Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Clara Yosephine Francis, MPH dalam rilis resmi yang diterima media ini, Rabu (7/7) malam mengemukakan bahwa jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Sikka dalam sepekan terakhir meningkat drastis dengan jumlah kasus posisi, Rabu malam sebanyak 2.292 orang.

"Adapun rincian pasien yang  masih dirawat ada 850 orang, yang dinyatakan sembuh ada 1.418, yang meninggal 25 orang.

Dokter Clara mengakui bahwa dari 25 warga Kabupaten Sikka yang terkonfirmasi meninggal akibat covid-19 itu, 10 orang di antaranya terjadi dalam empat hari terakhir, tepatnya Minggu (4/7/2021) hingga  Rabu (7/7/2021). Rinciannya, 4 orang meninggal pada Minggu (4/7), 3 orang meninggal pada Senin (5/7), 2 orang meninggal pada Selasa (6/7), dan 1 orang meninggal pada Rabu (7/7),” kata Dokter Clara.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment