5 Agenda Dibahas Presiden Jokowi dalam Pertemuan Berkala dengan Partai Koalisi Indonesia Maju
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 26 Agu 2021, 09:31:37 WIB Politik
5 Agenda Dibahas Presiden Jokowi dalam Pertemuan Berkala dengan Partai Koalisi Indonesia Maju

Sekjen NasDem, Johnny G. Plate.


Ruteng, Florespos.net - Presiden Jokowi untuk kesekian kalinya bertemu dengan pimpinan Partai Koalisi Indonesia Maju. Terkini pertemuan berkala diadakan di Jakarta, Rabu (25/8/2021) malam dengan fokus bahasan lima agenda  untuk kepentingan bangsa dan negara.

Dalam rilis pertemuan reguler Presiden Jokowi dengan pimpinan Partai Koalisi yang diterima wartawan di Ruteng,  dari Sekjen NasDem, Johnny G. Plate, Rabu malam menyebutkan, pertemuan dihadiri, Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Sekjen,  Hasto Kristianto dan BendaharaUmum, Olly Dondokambey, Ketum Nasdem, Surya Paloh didampingi Sekjen, Johnny G. Plate.

Ketum Golkar,  Airlangga Hartarto didampingi Sekjen, Lodewijk Paulus, Ketum Gerindra,  Prabowo Subianto didampingi Sekjen Ahmad Muzani, Ketum PKB, Muhaimin Iskandar didampingi Sekjen, Hasanuddin Wahid, Ketum PPP, Suharso Monoarfa didampingi Sekjen,  Arwani Thomafi,  Ketum PAN, Zulkifli Hasan didampingi Sekjen, Eddy Soeparno.

Baca Lainnya :

Menurut Sekjen NasDem, Johnny G. Plate yang didaulat memimpin konpers usai pertemuan, Presiden Jokowi memberi pengantar pertemuan dengan menyampaikan banyak hal yang telah, sedang, dan dilakukan pemerintah dan rakyat Indonesia. Sedikitnya ada lima agenda yang dibahas.

"Ini pertemuan reguler, Presiden dengan pimpinan Partai Koalisi. Suasana pertemuan santai dan penuh keakraban, namun fokus pada bahasan yang diagendakan," katanya.

Dikatakan, lima agenda yang dibicarakan, yakni update kemajuan, tantangan, dan rencana penanganan Covid, perkembangan makro ekonomi Nasional, strategi ekonomi dan bisnis negara.

Tekanan sektor ini, lanjut Sekjen NasDem yang juga Menkominfo RI itu, yakni arah kebijakan perekonomian harus berbasis konsumsi menuju produksi, baik pada sektor pertambangan, pertanian, maupun pada  ekonomi hijau. Komoditas Nasional didorong untuk menghasilkan nilai tambah yang lebih besar melalui hilirisasi, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Agenda lain, demikian Sekjen Johnny G. Plate, tentang ketatanegaraan, otonomi daerah dan sistem pemerintahan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Mendiskusikan dan membangun perspektif evaluasi atas penyelenggaraan otonomi daerah dan kehidupan ketatanegaraan menghadapi pandemi  dan post-pandemi Covid-19. Indonesia membutuhkan tata kelola pemerintahan yang memungkinkan pengambilan keputusan cepat dan tata kelola yang efisien.

Dan, agenda terakhir tentang Ibu Kota Negara Baru (IKN). Tindak lanjut pembangunan ibu kota negara baru akan dilanjutkan melalui persiapan legislasi primer berupa UU IKN yang akan mulai diproses bersama DPR RI. Disadari bahwa pembangunan IKN  disesuaikan penjadwalannya sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Ketika itu, para Ketum memberikan pendapat, pandangan, dan saran kepada Presiden dimulai dari  Ketum PDIP Megawati, dan ditutup Ketum NasDem, Surya Paloh. Pada intinya  semua pimpinan partai memberikan dukungan dan apresiasi atas kinerja Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dengan capaian-capaian yang terukur.

"Kami mendukung rencana Presiden melalui proses politik yang demokratis dan tetap berkualitas dalam check and balances dalam melaksanakan aneka program kerja untuk Indonesia menjadi lebih baik dan maju," ujar Ketum NasDem, Surya Paloh.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment