41 Ibu Hamil di Sikka Terpapar Covid-19, Satu Orang Meninggal
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 14 Sep 2021, 13:39:14 WIB Nusa Bunga
41 Ibu Hamil di Sikka Terpapar Covid-19, Satu Orang Meninggal

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka Nyonya Maria Cahyani Idong dan Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Clara Yosephine Francis, MPH dan beberapa pejabat yang hadir memukul gong saat launching pemberian vaksinasi sinovac bagi ibu hamil di Puskesmas Beru, Selasa (14/9/2021). (foto: wall abulat)


Maumere, Florespos.net-Jumlah ibu hamil yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Sikka hingga 2 September 2021 sebanyak 41 orang, di mana seorang di antaranya meninggal dunia.

Demikian dikemukakan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga dalam sambutannya saat melaunching penyuntikan vaksin sinovac bagi para ibu hamil di Kabupaten Sikka di Puskesmas Beru, Kecamatan Alok Timur, Selasa (14/9/2021).

Wakil Bupati, Romanus Woga mengakui bahwa tujuan pemberian vaksinasi bagi ibu hamil ini untuk meningkatkan  derajat kesehatan ibu hamil dan anak serta  menekan angka kematian  ibu dan bayi.

Baca Lainnya :

“Saya mengajak  kita semua  untuk bersama  bergandengan tangan, bekerja sama  membantu jajaran  kesehatan  dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh masyarakat, khususnya ibu hamil di Kabupaten Sikka. Agar semua Ibu hamil dan menyusui  mendapatkan pelayanan vaksin sehingga  terhindar dari virus Corona,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengajak semua elemen warga, khususnya para suami dari ibu hamil untuk selalu peduli kepada  pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Sikka.

“Saya mengimbau para suami ibu hamil, para orang tua dna elemen warga mari  kita peduli kepada  pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Sikka. Kiranya dengan  iman kepada Tuhan yang Maha Kuasa dan  pengharapan akan masa  depan yang lebih baik serta perbuatan kasih yang dilandasi ketulusan hati mampu membawa  masyarakat Kabupaten Sikka  menuju Sikka Bahagia 2023,” kata Wakil Bupati.

Jangan Ada Lagi Bumi yang Meninggal

Sementara  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka Nyonya Maria Cahyani Idong kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan vaksinasi menjelaskan dengan upaya vaksinasi bagi ibu hamil ini diharapkan bisa mencegah penularan Covid-19 ke Ibu Hamil sehingga tidak ada lagi ibu hamil yang meninggal akibat Covid-19.

“Dengan adanya vaksinasi ini, kita berharap agar tidak ada lagi ibu hamil dan bayi yang dikandungnya yang meninggal dunia. Kita berharap agar dengan vaksinasi ini jangan ada lagi ibu hamil yang meninggal,” kata Nyonya Maria Cahyani Idong.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Clara Yosephine Francis, MPH dalam laporannya antara lain menjelaskan tujuan dilakukannya vaksinasi untuk ibu hamil di Kabupaten Sikka di antaranya untuk meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil terhadap serangan virus Covid-19 dan sebagai publikasi pelayanan vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil kepada masyarakat.

“Vaksinasi bertujuan  untuk memberikan  kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga  apabila suatu  saat  terpajan dengan penyakit  tersebut maka tidak  akan sakit atau hanya mengalami  sakit ringan. Bila seorang tidak  menjalaninya  maka ia  tidak akan memiliki kekebalan  seperti  terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian  vaksinasi tersebut,” kata Dokter Clara.

Dokter Clara mengakui bahwa ibu hamil memiliki sistem imunitas  tubuh rendah,  sehingga  lebih rentang untuk  mengidap penyakit atau infeksi.

“Mengingat ibu hamil memiliki sistem  imunitas tubuh yang rendah, Covid-19  bisa saja  menginfeksi kapan pun. Meski gejala  umum yang  dialami akan  sama saja dengan  pengidap lainnya, ibu hamil yang telah  memiliki  penyakit bawaan, seperti  paru-paru,  asma, atau kerusakan  hati akan  memiliki gejala  yang lebih parah virus covid-19 pada ibu hamil akan membuat  sejumlah penyakit yang telah ada menimbulkan gejala yang parah, bahkan  menjurus pada  kehilangan nyawa,” kata Dokter Clara.

Dokter Clara pada kesempatan ini juga menjelaskan beberapa tahapan kegiatan pelaksanaan pelayanan vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil di mana diawali dengan sosialisasi  dan edukasi pemberian  vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil kepada  masyarakat, pertemuan persiapan pelayanan vaksinasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas,  validasi data ibu hamil yang akan dilayani vaksinasi covid-19 dari wilayah kerja masing-masing puskesmas,  persiapan logistik vaksinasi, dan pelaksanaan pelayanan serentak di semua puskesmas pada tanggal 14 September 2021.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment