1.948 Ibu Hamil di Sikka Ikuti Penyuntikan Vaksin Sinovac
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 14 Sep 2021, 11:42:21 WIB Nusa Bunga
1.948 Ibu Hamil di Sikka Ikuti Penyuntikan Vaksin Sinovac

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga (tengah) didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka Nyonya Maria Cahyani Idong (ke- dari kanan), Kepala DP2KBP3A Kabupaten Sikka dr. Maria B. Ninu, MPH (ke-2 dari kanan), Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Clara Josephine Francis, MPH (ke-2 dari kiri) dan Pimpinan USAID dr. Ignatius Henyo Kerong (kiri) berpose bersama para ibu hamil usai melaunching pemberian vaksinasi sinovac di Puskesmas Beru, Selasa (14/9/2021). (foto: wall abulat)


Maumere, Florespos.net - Sebanyak 1.948 ibu hamil yang tersebar di 25 puskesmas di Kabupaten Sikka mengikuti penyuntikan vaksinasi sinovac secara serentak di puskesmas masing-masing, pada Selasa (14/9/2021).

Penyuntikan vaksinasi sinovac ini dilaunching  oleh Wakil Bupati Sikka Romanus Woga di Puskesmas Beru, Kecamatan Alok Timur, Selasa (14/9/2021).

Hadir saat launching ini di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka Nyonya Maria Cahyani Idong; Kepala DPPKBP3A Kabupaten Sikka dr. Maria B. Ninu, MPH, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Clara Yosephine Francis, MPH; Kepala Puskesmas Beru dr. Veni Gado Bala; Pimpinan USAID dr. Ignatius Henyo Kerong; dan sejumlah undangan lainnya.

Baca Lainnya :

Vaksinasi ini mengusung tema “Lindungi Ibu dan Bayi dari Covid-19: Sukseskan Vaksinasi  Covid-19 bagi Ibu Hamil, Ibu Sehat, Bayi Selamat, Bapa pun  Senang, Keluarga Bahagia".

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dalam sambutannya saat melaunching pelaksanaan vaksinasi Ibu Hamil antara lain mengemukakan bahwa  tujuan pemberian vaksinasi  bagi ibu hamil untuk meningkatkan  derajat kesehatan ibu hamil  dan anak serta  menekan angka kematian  ibu dan bayi, berbagai upaya  dan strategi  yang dilakukan  secara kontinu dan komprehensif terutama di  di fasilitas kesehatan tingkat pelayanan primer dan rujukan.

Wakil Bupati pada kesempatan ini meminta dukungan dari lintas sektor terkait, LSM, tokoh agama,  tokoh masyarakat, dan kaum muda  dalam upaya  memberikan kontribusi bagi kesehatan perorangan, keluarga,  dan masyarakat pada umumnya.

“Saya mengajak  kita semua  untuk bersama  bergandengan tangan, bekerja sama  membantu jajaran  kesehatan  dalam menyukseskan vaksinasi covid-19 bagi seluruh masyarakat, khususnya ibu hamil di Kabupaten Sikka. Agar semua Ibu hamil dan menyusui  mendapatkan pelayanan vaksinasi covid-19 sehingga  terhindar dari virus Corona,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengajak para suami dari ibu hamil dan elemen  warga untuk peduli terhadap kesehatan ibu hamil dan anak-anak di Kabupaten Sikka.

“Saya mengimbau para suami ibu hamil, para orang tua dna elemen warga mari  kita peduli kepada  pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Sikka. Kiranya dengan  iman kepada Tuhan yang Maha Kuasa dan pengharapan akan masa  depan yang lebih baik serta perbuatan kasih yang dilandasi ketulusan hati mampu membawa  masyarakat Kabupaten Sikka  menuju Sikka Bahagia 2023,” kata Wakil Bupati.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Clara Yosephine Francis, MPK dalam laporannya antara lain menjelaskan tujuan dilakukannya vaksinasi untuk ibu hamil di Kabupaten Sikka di antaranya untuk meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil terhadap serangan virus Covid-19 dan sebagai publikasi pelayanan vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil kepada masyarakat.

“Vaksinasi bertujuan  untuk memberikan  kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga  apabila suatu  saat  terpajan dengan penyakit  tersebut maka tidak  akan sakit atau hanya mengalami  sakit ringan. Bila seorang tidak  menjalaninya  maka ia  tidak akan memiliki kekebalan  seperti  terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian  vaksinasi tersebut,” kata Dokter Clara.

Dokter Clara mengakui bahwa ibu hamil memiliki sistem imunitas  tubuh rendah,  sehingga  lebih rentang untuk  mengidap penyakit atau infeksi.

:Mengingat ibu hamil memiliki sistem  imunitas tubuh yang rendah, Covid-19  bisa saja  menginfeksi kapan pun. Meski gejala  umum yang dialami akan  sama saja dengan  pengidap lainnya, ibu hamil yang telah  memiliki  penyakit bawaan, seperti  paru-paru,  asma, atau kerusakan  hati akan  memiliki gejala  yang lebih parah virus covid-19 pada ibu hamil akan membuat  sejumlah penyakit yang telah ada menimbulkan gejala yang parah, bahkan  menjurus pada  kehilangan nyawa,” kata Dokter Clara.

Dokter Clara pada kesempatan ini juga menjelaskan beberapa tahapan kegiatan pelaksanaan pelayanan vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil di mana diawali dengan sosialisasi  dan edukasi pemberian  vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil kepada  masyarakat, pertemuan persiapan pelayanan vaksinasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas,  validasi data ibu hamil yang akan dilayani vaksinasi covid-19 dari wilayah kerja masing-masing puskesmas,  persiapan logistik vaksinasi, dan pelaksanaan pelayanan serentak di semua puskesmas pada tanggal 14 September 2021.

Apresiasi

Beberapa Ibu Hamil di antaranya Ibu Maria Bibiana Te warga Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil di Kabupaten Sikka.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan vaksinasi ini,” kata Ibu Maria Bibiana Te. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment