Pemkab Sikka Mulai Melaksanakan KBM Tatap Muka Terbatas
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 24 Jul 2021, 18:47:01 WIB Pendidikan
 Pemkab Sikka Mulai Melaksanakan KBM Tatap Muka Terbatas

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Mayella da Cunha, S.Sos


Maumere, Florespos.net - Pemerintah Kabupaten Sikka cq Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka  memastikan bahwa KBM Tatap Muka Terbatas  TK/RA/Paud, SD/MI, SMP/MTs di Kabupaten Sikka akan dimulai pada Senin (26/7/2021). Untuk bisa memulai KBM Tatap Muka Terbatas, Dinas PKO mengeluarkan Strategi Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Covid-19, huruf B  sebagaimana diatur 3 Surat Edaran Kepala Dinas Nomor PKO.421.2/23/VII/2021 23 Juli 2021.

Kepastian dimulainya KBM Tatap Muka Terbatas ini tertuang dalam surat Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka Nomor : PKO.421.2/24/VII/2021 tertanggal 23 Juli 2021 yang kopiannya diterima media ini dari Kadis PKO Mayella da Cunha, S.Sos Sabtu (24/7/2021).

Dalam surat ini, Kadis PKO menyampaikan tiga hal, yakni awal Tahun Ajaran dimulai pada tanggal 26 Juli 2021, pelaksanaan Pembelajaran dilaksanakan dengan sistem KBM Tatap Muka Terbatas, dan mekanisme Pelaksanaan KBM Tatap Muka Terbatas berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Nomor PKO.421.2/23/VII/2021 Tanggal 23 Juli 2021 Tentang Strategi Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Covid-19, huruf B angka 1 s/d 11.

Baca Lainnya :

Strategi Pembelajaran

Strategi Pembelajaran Tahun Ajaran 2021/2022 selama masa Pandemi Covid-19 mengatur Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas yang akan dimulai pada Senin (26/7/2021) antara lain memuat beberapa ketentuan.

Pertama, untuk jenjang TK/RA/PAUD di mana waktu KBM berlangsung pukul: 08.00-09.30, peserta maksimal 8 (delapan) orang dalam satu waktu kegiatan belajar. Apabila siswa pada TK/RA/Paud berjumlah lebih dari 8 orang, maka dapat diatur 50 % darí jumlah siswa yang dapat belajar dalam satu waktu pembelajaran dan kehadiran orang tua bagi peserta didik baru dibolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kedua, jenjang SD/MI dengan jadwal KBM Tatap Muka Terbatas pada Senin, Rabu dan Jumat untuk Kelas 1, 2 dan kelas 2; sementara Selasa, Kamis dan Sabtu:  untuk kelas  4, 5, dan 6.”Dalam 1 pekan siswa belajar di sekolah minimal 3 hari, waktu KBM pukul  07.30-10.30, Kehadiran orang tua bagi peserta didik baru dibolehkan hanya untuk hari hari awal dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketiga,  Jenjang SMP/MTs dengan jadwal KBM Tatap Muka Terbatas di mana pada – Senin dan Kamis untuk  Kelas 7, Selasa dan Jumat  untuk siswa kelas Kelas 8, dan pada Rabu dan Sabtu untuk kelas  9. “Dalam I pekan siswa belajar di sekolah minimal 2 hari dan  Waktu KBM: 07.30-11.30,” kata kadis Mayella da Cunha.

Kegiatan PLS Ditiadakan

Kadis PKO melalui surat edaran ini juga menegaskan beberapa kebijakan lainnya di antaranya bahwa  Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) ditiadakan.Sekolah dapat berkoordinasi dengan Puskesmas dalam memperkenalkan tata cara penggunaan protokol kesehatan melalui sistem Daring dan Luring.

Dalam surat ini juga mengatur beberapa hal penting. Pertama, waktu KBM Tatap Muka Terbatas dilakukan tanpa jeda istirahat. Kedua, kantin/penjual di sekitar lingkungan sekolah tidak diperkenankan untuk buka atau berjualan. Peserta didik dapat bekal dari rumah masing-masing.

Ketiga, satuan Pendidikan tidak dibolehkan menambah waktu pembelajaran sesuai ketentuan dan tidak dibolehkan melaksanakan kegiatan ekstra di sore hari.

Keempat, setiap siswa yang tiba di sekolah diperiksa suhu tubuh dan langsung masuk ke kelas, selesai KBM siswa langsung dijemput oleh orang tua/wali untuk menghindari kerumunan di lingkungan sekolah.

Kelima, Satuan Pendidikan wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, mengukur suhu badan, mencuci tangan dan menjaga jarak serta memperhatikan kondisi dan perkembangan kesehatan setiap siswa.

Keenam, selama KBM berlangsung, peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan wajib menggunakan masker secara benar.

Ketujuh, jika ada Satuan Pendidikan tidak mematuhi dan/atau mengabaikan protokol kesehatan, maka KBM Tatap Muka Terbatas pada Satuan Pendidikan tersebut langsung dihentikan dan KBM dilaksanakan dengan sistem Belajar dari Rumah (BDR) dengan metode Luring dan Daring.

Kedelapan, Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum dalam kondisi khusus di masa pandemi Covid-19 dengan hanya menitik beratkan pada Literasi, Numerasi dan Pendidikan Karakter sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perbukuan Nomor 018/H/KR/2020 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada jenjang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah untuk kondisi khusus.*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment