Rumah Dilalap Api, Donatus Adur Alami Kerugian Rp100 Juta
Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

By Editor Florespos 15 Sep 2021, 08:34:20 WIB Nusa Bunga
  Rumah Dilalap Api, Donatus Adur Alami Kerugian Rp100 Juta

Rumah korban Donatus Adar, Warga Kampung Betu, Desa Golo Wontong, Kecamatan Lamba Leda Utara (Laut), Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hangus dilalap api, Selasa (14/9/2021 dini hari.


Borong, Florespos.net - Rumah semi permanen 8 x 9 meter milik Donatus Adar (75), warga Kampung Betu,  Desa Golo Wontong,  Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), hangus dilalap api, Selasa (14/9/2021) dini hari pukul 02.00 Wita.

Penghuni rumah selamat dan hanya sisa pakaian di badan. Kerugian ditaksir mancapai Rp100 juta. Penyebab kebakaran masih misteri.

Menurut warga setempat,  api berasal dari dapur karena yang terbakar habis di bagian dapur. Warga berusaha menyelamatkan rumah dimaksud dengan peralatan seadanya namun tetap tidak berhasil sebab rumah semi permanen tesbut berbahan kayu papan dan bambu yang mudah terbakar.

Baca Lainnya :

Camat Laut, Agus Supratman kepada media, Rabu (15/9/2021) membenarkan peristiwa kebakaran itu. 

"Ia telah terjadi musibah kebakaran rumah milik Warga Betu atas nama Bapa Donatus Adar.  Rumah dan isi habis dilalap api. Tidak ada korban jiwa. Taksasi kerugian akibat kebakaran kurang lebih seratus juta rupiah," kata Agus.


Ketua PMI Matim, Theresia Wisang menyerahkan bantuan kepada korban yang rumahnya terbakar disaksikan, Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman dan BPBD di kantor camat Laut di Dampek, Selasa, (14/9/2021).

Agus menjelaskan,  saat ini korban dan keluarganya mengungsi ke rumah tetangga dan sudah mendapat bantuan darurat pemerintah Matim. 

"Semua korban mengungsi di rumah keluarga. Korban sudah mendapat bantuan jenis darurat dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,  melalui BPBD yang diserahkan langsung Ketua PMI Matim," jelas Agus.

Ketua PMI Cabang Matim, Theresia Wisang Agas, saat menyalurkan bantuan mengatakan, bantuan yang disalurkan itu sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa kebakaran yang dialami keluarga korban Donatus Adar. PMI memberikan bantuan berupa selimut, perabot dapur, pakian serta perlengkapan mandi. 

Theresia mengungkapkan PMI memberikan bantuan untuk meringkatkan sedikit beban, bantuan tidak begitu besar tetapi niat  meringankan beban warga korban kebakaran. 

PMI secara prinsip mengedepankan semangat pelayanan kemanusiaan dan melaksanakan mandat dan tugas bantuan penanggulangan bencana, bergerak cepat memberikan bantuan.

Bantuan walaupun kecil, tetapi setidaknya kebutuhan keluarga korban untuk beberapa hari kedepan sedikit tertolong.

Harapan korban kebakaran tidak larut dalam kesediaan tetapi bangkit tuk berjuang supaya bisa beraktifitas kembali. *




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment